Connect with us

Olahraga

MotoGP 2022: Target Musim Ini Kembali Dapat Rebut Juara, Honda yang Gagal di Mandalika Mulai Frustasi

Diterbitkan

pada

Pol Espargaro gagal memetik hasil bagus di Mandalika. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Manajer Repsol Honda Alberto Puig prihatin dengan kecelakaan Marc Marquez (Spanyo) yang memperburuk akhir pekan bencana untuk Honda di Mandalika.

“Jika satu bulan lalu Anda mendengar seseorang bahwa Repsol Honda mengalami akhir pekan bencana di Mandalika satu bulan setelah Pol Espargaro memimpin tes, Anda pasti mengira orang tersebut sedang mengigau. Well, itu yang terjadi pada MotoGP Indonesia akhir pekan lalu,” kata Puig.

Keempat pembalap Honda terlihat sangat cepat pada tes bulan lalu di Mandalika, namun karena membawa ban belakang dengan casing yang lebih keras untuk mengatasi panas yang luar biasa di Lombok. Alhasil, para pembesut RC213V menjadi yang paling dirugikan.

Puncak dari akhir pekan mimpi buruk Honda di Mandalika adalah kecelakaan highside yang mengerikan dari Marquez, membuat pembalap dengan nomor start #93 itu tidak bisa mengikuti balapan.

“Poin Satu: Marc mengalami banyak kecelakaan dan tidak bisa balapan. Poin Kedua: Di pramusim kami sangat cepat dan kemudian tiba-tiba Michelin mengganti ban dan motor kami juga berubah total,” kata Puig. “Kami masih belum sepenuhnya memahami apa yang terjadi dan kami harus berdiskusi secara mendalam dengan Michelin tentang situasi ban.
Untuk berubah dari sangat, sangat cepat satu bulan lalu ke situasi kami di akhir pekan ini, sangat sulit bagi pembalap kami untuk konsisten dan memiliki kepercayaan diri. Secara keseluruhan, kami tidak bisa bahagia,” jelasnya. ****

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement