Connect with us

Nusantara

Gibran Minta Pemudik Vaksin Booster Dulu Sebelum Mudik ke Solo

Avatar

Diterbitkan

pada

Gibran minta pemudik vaksin dulu sebelum mudik. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA :  Pemudik yang akan masuk ke Kota Solo diminta untuk vaksin booster terlebih dahulu sebelum mudik. Jika dari daerah asal belum divaksin, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo juga masih menyediakan sentra-sentra vaksin di Kota Solo.

“Sentra vaksin, insyaAllah masih ada. Kita hindari vaksinasi on the spot, kok kesannya memaksa,” kata Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (11/4/2022).

Dirinya berharap pemudik sudah mendapatkan vaksinasi booster sebelum mudiik. Karena hal itu juga untuk melindungi keluarga yang dilindungi.

“Ini bukan untuk saya kok, ini untuk pribadi masing-masing,” katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan sampai saat ini capaian vaksinasi booster di Kota Solo mencapai 43 persen. Menurutnya antusiasme masyarakat semakin meningkat seiring dengan syarat mudik wajib vaksin booster.

Advertisement

“Saya dengan TNI dan Polri upaya apapun dilakukan. TNI Polri juga mendekati warga, layani vaksinasi malam juga. Menurut saya ini progresnya lumayan, bahkan kemarin itu yang di Graha Wisata jam 22.00 WIB itu belum selesai,” jelas Siti.

Untuk layanan vaksinasi booster maupun vaksinasi primer malam hari, Pemkot Solo memusatkan di Graha Wisata Niaga hari Senin hingga Kamis. Sedangkan hari Jumat dan Sabtu di Puskesmas yang memiliki layanan rawat inap.

“Saya minta Puskesmas untuk memanage kalau yang datang sedikit, lebih baik bergerak keluar ke RT, RW,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah melayani vaksinasi di mal, dan hal tersebut cukup efektif. Rata-rata setiap hari ada 2.000 an warga divaksin. Layanan vaksinasi juga dilakukan di Klinik Bhayangkara Polri dan Klinik Kartika milik TNI.

“Yang malam rata-rata ya sampai 700-an. Animo masyarakat meningkat itu kalau saya analisis ada korelasinya dengan himbauan mudik kalau dulu kan agak susah,” pungkasnya. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement