Connect with us

Ibu Kota

Ibukota Negara akan Pindah, Jakarta Tidak Boleh Loyo Tetap Percantik Diri dan Atasi Banjir

Diterbitkan

pada

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menegaskan meski ibukota Indonesia dipastikan akan pindahke Kalimantan Timur, tapi Jakarta tidak boleh loyo dan tetap harus mempercantik diri serta utamanya menuntaskan permasalahan banjir.

Wagub Ariza bahkan mengusulkan Jakarta tetap jadi daerah istimewa dengan kekhususannya, sehingga tetap akan dapat menjadi kota yang membanggakan Indonesia di mata dunia.

“Kami mengharap Jakarta tetap menjadi daerah istimewa dengan kekhususan tertentu. Usulan akan kami sampaikan saat pembahasan revisi UU Keistimewaan DKI Jakarta,” tegas Wagub Ariza, di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Menurut Wagub Ariza, nantinya setelah undang-undang tentang Ibukota Negara (IKN) disahkan, tahapan selanjutnya tentu akan merevisi UU tentang Keistimewaan DKI Jakarta. Untuk itu pihaknya akan terus berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, DPR RI, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), hingga Presiden RI terkait status kekhususan DKI Jakarta.

Dijelaskan Wagub Ariza, meski tidak lagi menjadi Ibukota Negara, Jakarta tetap harus nyaman dihuni hingga menjadi pusat perekonomian.
“Kami meyakini Jakarta masih akan menjadi tempat yang baik, nyaman, aman,” ucap Riza.

Advertisement

Pemprov DKI berkomitmen untuk terus mempercantik Jakarta dan memperbaiki sejumlah permasalahan yang dihadapi.

“Kami akan terus mempercantik, memperindah dan memastikan moda transportasinya semakin baik, semakin terintegrasi,” terang Wagub Ariza. “Kami juga akan terus atasi pengendalian banjir agar Jakarta menjadi kota yang membanggakan untuk warga dan Indonesia,” imbuhnya. ****

Lanjutkan Membaca
Advertisement