Ibu Kota
BPBD DKI: 102 RT Tergenang dan 965 Jiwa Diungsikan Akibat Curah Hujan Ekstrem di Ibukota

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, Mohammad Insyaf. ****
FAKTUAL-INDONESIA: Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Rabu (19/1/2022) pukul 3 pagi, masih ada 102 RT masih tergenang air dan 965 jiwa mengungsi.
“Informasi ada 102 RT atau 0,335 persen dari 30.470 RT, dan 1 ruas jalan tergenang akibat hujan intensitas tinggi pada hari Selasa di DKI Jakarta,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, Mohammad Insyaf, Rabu (19/1/2022).
Insyaf memberikan keterangan tertulis dengan menyebutkan 93 RT terdampak ada di Kelurahan Tegal Alur, dengan ketinggian genangan mencapai 40-100 cm. Penyebab dari genangan yaitu curah hujan tinggi, ROB, dan luapan Kali Semongol. Kondisi tersebut menyebabkan 965 jiwa mengungsi.
Disebutkan Insyaf, pihak BPBD menyiapkan 11 lokasi pengungsian yaitu; Rusunawa Binaan Tegal Alur, Musholla Al-Hidayah, di belakang Bubur Olo Olo, RPTRA Alur Anggrek, Masjid Darurohman, Majlis Ta’lim Al-Hikmah, RPTRA Kemuning, Majlis Ta’lim Durrotul Abiddin, Musholah Al-ikhlas, Masjid Nurul Hidayat, Majelis Nurul Husna.
Selain di Kelurahan Tegal Alur, BPBD juga mencatat RT yang terdampak genangan di Jakarta Barat yaitu 32 RT di Kelurahan Kamal, 19 RT di Cengkareng Barat, 9 RT di Cilincing, dan 8 RT di Kelurahan Kapuk. Rerata tinggi genangan air mencapai 40-50 cm. Jumlah pengungsi dari RT ini sebanyak 22 kepala keluarga, atau 72 Jiwa.
Ditambahkan Insyaf, pihaknya memastikan kondisi genangan sedang ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air, Pemadam Kebakaran, dan PPSU Kelurahan. Dengan kesigapan petugas diharapkan genangan air dapat surut dalam waktu dekat. ****













