Connect with us

Ibu Kota

Pemilihan Abang None Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Duta Budaya Menuju Jakarta 500 Tahun

Diterbitkan

pada

Ajang Abang None resmi digelar sejak 13 Agustus 2026. (Foto : Pemprov Jakarta)

FAKTUAL-INDONESIA : Pemilihan Abang None tahun ini diarahkan tidak hanya sebagai ajang pencarian figur muda, tetapi juga untuk menyiapkan duta budaya yang akan menjadi representasi Jakarta menjelang peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) resmi membuka rangkaian Pemilihan Abang None Jakarta 2026. Pembukaan ajang yang memasuki penyelenggaraan ke-54 tersebut digelar di The St. Regis Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

Mengutip siaran pers Pemprov Jakarta pada Kamis (13/8/2026), Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengatakan, Abang None memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Betawi. Menurutnya, para peserta juga harus memiliki kemampuan untuk memperkenalkan Jakarta kepada masyarakat internasional.

“Ajang ini lebih dari sekadar ajang kompetisi. Pemilihan Abang None adalah ruang untuk menjaga warisan budaya sekaligus menyiapkan generasi muda Jakarta yang unggul, kreatif, dan memiliki kecintaan terhadap identitas kotanya, khususnya kekayaan budaya Betawi,” ujar dia.

Sebanyak 36 finalis yang berasal dari lima kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu akan mengikuti serangkaian pembinaan. Mereka akan dipersiapkan menjadi duta budaya sekaligus penyampai informasi mengenai Jakarta dalam momentum menuju lima abad usia kota tersebut.

Advertisement

Rano meminta para finalis memperdalam pengetahuan mengenai sejarah, perkembangan, serta arah pembangunan Jakarta. Pemahaman tersebut dinilai penting karena Jakarta tengah diarahkan menjadi kota global.

“Tahun depan banyak sekali kegiatan internasional yang kita lakukan dalam rangka menyambut Jakarta 500 tahun. Pelajari tentang Jakarta, pelajari tentang lima abad,” katanya.

Ia berharap para finalis nantinya mampu memperkenalkan Jakarta secara lebih luas, termasuk mengenai identitas, potensi, dan perkembangan kota kepada masyarakat dunia.

Sementara itu, Kepala Disparekraf DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan proses seleksi Abang None Jakarta 2026 dirancang untuk mendapatkan generasi muda yang memiliki kemampuan komunikasi, penampilan, serta wawasan mengenai pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Tahun ini kami tidak hanya mencari sosok yang mampu menjadi wajah Jakarta, tetapi juga pemuda yang mampu menjadi penggerak, pencipta gagasan, dan terus mengembangkan Jakarta sebagai kota global,” ujar Andhika.

Advertisement

Sebanyak 18 pasang finalis akan menjalani penilaian oleh dewan juri lintas disiplin. Aspek yang dinilai mencakup pengetahuan tentang Jakarta, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pola pikir global dan kreatif, kemampuan berkolaborasi, serta kecakapan menghadirkan solusi.

Melalui proses tersebut, Pemprov Jakarta berharap Abang None Jakarta 2026 dapat menjadi representasi generasi muda yang mampu membawa nilai budaya Betawi sekaligus mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang inklusif.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement