Nasional
Gempa Bumi Tektonik M5,1 Landa Pantai Barat Sumatera Bengkulu, Tidak Berpotensi Tsunami

Hari Selasa, 11 Agustus 2026, pukul 00.08.08 WIB wilayah Pantai Barat Sumatera, Bengkulu Utara, Bengkulu diguncang gempa bumi tektonik. (Foto: Tangkapan Layar BMKG)
FAKTUAL INDONESIA: Gempa bumi tektonik dengan magnitudo M5,1 wilayah Pantai Barat Sumatera, Bengkulu Utara, Bengkulu, Selasa (11/8/2026) pukul 00.08 WIB.
Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dr Wijayanto, ST, MSc, dalam siaran persnya mengemukakan, hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
“Hingga pukul 00:25 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat,” kata Wijayanto seperti dilansir laman BMKG.
Baca Juga : Sedikitnya 82 Tewas setelah Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia Beberapa Hari setelah Espriella Dilantik jadi Presiden
Disebutkan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4.8 pada kedalaman 31 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,92° LS ; 102,36° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 64 km Tenggara Enggano, Bengkulu.
Menurut Wijayanto, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
Disebutkan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
Baca Juga : Gempa Guncang Kepulauan Sangihe Rabu Malam, Berkekuatan Magnitudo 5.2
- III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Enggano
- II – III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Kaur Selatan
- II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Maje
BMKG menghimbau kepada masyarakat:
- Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
- Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Baca Juga : Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa di Sejumlah Wilayah
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau, https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260811001103&day=578 dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg. ***














