Ibu Kota
Petugas Selamatkan Satu Korban dari Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Gedung Bapenda Jakarta alami kebakaran. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, alami kebakaran pada Sabtu (8/8/2026) dini hari. Petugas gabungan berhasil mengevakuasi satu orang yang terjebak dalam kebakaran
Korban berhasil diselamatkan petugas sekitar pukul 01.30 WIB. Setelah dievakuasi dari dalam gedung, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Petugas dari Kepolisian bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta kemudian melanjutkan penyisiran di dalam gedung untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih terjebak.
Sebelumnya, Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 20 unit kendaraan pemadam dengan total sekitar 100 personel untuk menangani kebakaran yang melanda salah satu gedung Bapenda di kawasan Jalan Abdul Muis.
Berdasarkan laporan Command Center Gulkarmat DKI Jakarta, kebakaran diketahui mulai terjadi sekitar pukul 21.00 WIB pada Jumat (7/8/2026). Petugas kemudian mulai melakukan upaya pemadaman sekitar pukul 21.41 WIB.
Proses pemadaman dan penanganan di lokasi dilakukan secara intensif karena api melanda bagian gedung yang cukup tinggi. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah area untuk memastikan kondisi di dalam gedung tetap aman.
Hingga laporan ini dibuat, petugas masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi korban serta kemungkinan adanya korban lain.
Penyebab kebakaran juga masih dalam proses penyelidikan. Pihak berwenang belum menyampaikan secara resmi sumber api maupun nilai kerugian akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran Gedung Bapenda DKI ini menjadi perhatian karena terjadi pada malam hari dan melibatkan bangunan bertingkat. Selain pemadaman, petugas memprioritaskan pencarian serta evakuasi orang yang kemungkinan masih berada di dalam gedung.
Petugas gabungan terus melakukan penanganan di lokasi hingga kondisi dinyatakan aman.***














