Wisata
6 Tips Naik Pesawat Bersama Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua

Foto Ilustrasi: Whattoexpect.com
FAKTUALid – Naik pesawat bersama bayi merupakan hal yang tidak mudah. Sebagai orang tua, kamu memerlukan persiapan yang perlu diperhatikan saat mengajak si kecil naik pesawat. Karena bayi berbeda dengan anak-anak yang sudah cukup besar.
Naik pesawat bersama bayi jika dilakukan dalam jarak tempuh yang tidak terlalu lama masih terbilang aman. Selain itu, bayi bisa tiba-tiba menangis kencang saat di pesawat ketika tekanan udara kabin meningkat saat pesawat lepas landas atau mendarat.
Sebenarnya, naik pesawat bersama bayi tergolong aman jika dipersiapan dengan baik. Namun, jika ingin naik pesawat bersama bayi, kamu dapat mempertimbangkan tips naik pesawat bersama bayi untuk dipersiapkan agar nyaman dan aman.
Baca juga: Perhatikan Enam Tips Aman Naik Pesawat di Masa Covid-19
Berikut beberapa tips naik pesawat bersama bayi yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Jarak tempuh dan lama penerbangan
Tips naik pesawat bersama bayi yang pertama yaitu dengan memerhatikan jarak tempuh dan lama penerbangan. Jika kamu ingin membawa si kecil menaiki pesawat, kamu dapat memilih penerbangan langsung tanpa transit terlebih dahulu.
Pasalnya, perpindahan pesawat dapat berpengaruh pada bayi jika harus mendarat lebih banyak karena tekanan udara kabin meningkat saat pesawat akan lepas landas atau mendarat dapat membuat bayi tidak nyaman.
Kamu dapat memilih penerbangan yang sesuai dengan jam tidur anak agar selama dalam perjalanan, si kecil dapat tidur dengan lelap.
2. Perhatikan kesehatan telinga
Selain memerhatikan jarak tempuh dan lama penerbangan, kamu juga perlu memperhatikan kesehatan telinga si kecil. Pasalnya, akan terjadi perubahan tekanan udara yang dapat memengaruhi tekanan di telinga tengah. Hal ini dapat menyebabkan nyeri pada bayi saat lepas landas atau mendarat.
Jika terpaksa naik pesawat bersama bayi ketika bayi sedang mengalami gangguan telinga, dianjurkan bayi dalam kondisi mengisap atau menelan sesuatu saat pesawat hendak lepas landas atau mendarat untuk menghindari nyeri pada telinga si kecil.
3. Bawa bayi naik pesawat saat usia 3 bulan
Sebenarnya, beberapa maskapai penerbangan membolehkan bayi dibawah usia 3 bulan untuk menaiki pesawat. Hal tersebut tentu harus disertai beberapa dokumen atau surat keterangan agar bayi dapat terbang menggunakan pesawat.
Agar lebih mudah dan aman, naik pesawat bersama bayi saat usia 3 bulan akan lebih aman karena pada usia tersebut daya tahan si kecil lebih kuat dan mampu menghadapi perubahan suhu udara.
Baca juga: 9 Makanan Penambah Berat Badan Bayi Usia 6 Bulan ke Atas
4. Memesanan tiket untuk bayi
Tips naik pesawat bersama bayi berikutnya yaitu memesan tiket untuk bayi. Meski tidak mendapat bangku, bayi memerlukan tiket saat duduk dipangkuan sang ibu. Selain itu, bayi juga memerlukan dokumen-dokumen, seperti paspor dan akta lahir ketika terbang ke luar negeri.
5. Memerhatikan peraturan saat terbang
Setelah kamu memesan tiket, kamu perlu memerhatikan peraturan maskapai yang kamu gunakan saat naik pesawat bersama bayi, teruatama mengenai batasan usia bayi. Jika terpaksa membawa bayi berumur dibawah 2 minggu, kamu dapat menanyakan apakah memerlukan surat rekomendasi dokter atau tidak sebelum bayi ikut bepergian naik pesawat.
6. Persiapkan perlengkapan bayi
Tips naik pesawat bersama bayi lainnya yaitu dengan mempersiapkan perlengkapan bayi. Kamu perlu menyiapkan secara terpisah perlengkapan penting si kecil ke kabin pesawat, seperti popok, dot, mainan, baji ganti, selimut, dan baju hangat.
Usahakan meminta tempat duduk di bangku depan yang luas agar bayi dapat nyaman saat tertidur. Selain itu, memberinya mainan bisa dilakukan orang tua agar si kecil tidak rewel selama dalam perjalanan.
Siapkan juga peralatan makan untuk menyuapinya selama di perjalanan. Jangan lupa untuk menanyakan kemungkinan membawa makanan khusus ini di dalam pesawat.***














