Connect with us

Lifestyle

6 Cara Mengatasi Trauma Pasca Pelecehan Seksual, Yuk Terapkan!

Diterbitkan

pada

cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual

Ilustarasi pelecehan seksual (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Belakangan, media pemberitaan atau media sosial banyak menyinggung tentang pelecehan seksual. Menjadi korban pelecehan seksual merupakan pengalaman traumatik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Meski sulit untuk bangkit, bukan berarti tidak ada cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual.

Pelecehan seksual erat kaitannya dengan pemerkosaan atau sentuhan fisik. Tak hanya itu, omongan atau menyebarkan rumor tentang aktivitas seksual orang lain juga termasuk ke dalam pelecehan seksual. Kejadian ini kerap membuat korban akan menyalahkan dirinya sendiri.

Seseorang yang mengalami pelecehan seksual, dikatakan bisa menimbulkan trauma, depresi berkepanjangan, hingga bunuh diri. Untuk mengatasi trauma ini, faktor lingkungan dianggap cukup penting.

Trauma karena pelecehan seksual tersebut dapat diatasi dengan sejumlah cara agar tak mengganggu aktivitas dan kehidupan. Lantas, apa saja cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual?

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Pelaku Pelecehan Seksual, Ketahui Mulai Sekarang Agar Lebih Waspada

Berikut beberapa cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

Advertisement

1. Mencari support system

Cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual yang pertama yaitu mencari support system. Korban peleeahan akan cenderung murung atau diam dari biasanya karena merasa tertekan. Jika masalah ini dipendam, kemungkinan terjadi masalah di kemudian hari termasuk trauma yang parah.

Jika Anda menjadi salah satu korban pelecehan seksual, ceritakan kepada orang terdekat yang sangat dipercaya. Nantinya mereka bisa menjadi support system yang baik sehingga rasa sakit hati dan trauma berlebihan bisa diatasi dan hilang dengan sendirinya.

2. Menenangkan diri

Tidak ada seorang pun yang menginginkan pelecehan seksual terjadi pada dirinya. Namun, setelah hal tersebut terjadi, usahakan untuk menenangkan diri. Mulailah dengan menarik napas panjang secara perlahan atau pergi ke tempat favorit agar perasaan jadi lebih tenang.

Latihan meditasi bisa dilakukan untuk menenangkan diri sebagai cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual. Dengan begitu, seseorang akan merasa lebih nyaman dan membuang rasa sakit yang dimiliki. Menghubungi orang yang dipercaya juga dapat meringankan perasaan khawatir dan cemas.

3. Berolahraga

Setelah mencoba untuk memenangkan diri dengan meditasi, diimbangi dengan olahraga. Rutin berolahraga dapat membantu mengelola emosi jadi lebih baik setelah mengalami kejadian yang traumatis. Studi menunjukkan olahraga secara teratur dapat mengurangi stres dan depresi.

Advertisement

Lakukan olahraga tertentu yang menguras tenang dan membuat tekanan di kepala reda. Aneka olahraga jenis kardio bisa dilakukan atau melakukan yoga dengan teratur untuk membuat ketenangan tubuh berjalan lebih lancar.

Jika bosan berolahraga di dalam ruangan, berolahraga di ruang terbuka seperti taman, pantai, dan pegunungan juga dapat mengurangi stres.

4. Terima kenyataan dan jangan salah diri sendiri

Salah satu cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual adalah berhenti menyangkal dan menerima kenyataan. Memang tidak mudah menerima kenyataan bahwa Anda mengalami pelecehan seksual. Oleh karena itu, mintalah bantuan ke psikolog guna mengatasinya.

Baca juga: Komnas Perempuan Dukung KAI Cegah Pelecehan Seksual di Kereta Api

Korbannya juga kerap menyalahkan diri sendiri atas segala hal terjadi. Supaya kondisi mental menjadi lebih baik, berhentilah menyalahkan diri sendiri. Ingat bahwa apa yang terjadi bukan sepenuhnya salah Anda dan Anda bukan penyebab mengapa orang lain tidak bisa mengendalikan dirinya.

Dalam hal ini, tanamkan bahwa pelaku pelecehan seksual yang sebenarnya salah. Karena mereka tak bisa mengendalikan dirinya dengan melecehkan Anda terlepas apapun alasannya. Meski memakan waktu yang tidak sebentar, tapi strategi ini sangat diperlukan agar Anda tak lagi terbelenggu oleh pikiran-pikiran tersebut.

Advertisement

5. Dapatkan kepuasan seksual

Cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual berikutnya adalah mendapatkan kepuasan seksual. Bagi wanita yang trauma akibat pelecehan, terkadang membuat takut untuk menikah. Pasalnya, kegiatan seksual yang dibayangkan hanyalah sesuatu yang menyakitkan.

Supaya pandangan ini bisa hilang dan berganti dengan yang baru, korban harus merasakan kenikmatannya terlebih dahulu. Jika sudah menikah, lakukan aktivitas seksual dengan santai dan rutin. Kenikmatan harus didapatkan oleh kedua belah pihak.

Pada wanita, kenikmatan mungkin akan susah didapatkan. Namun, kenyamanan juga akan membuat kondisi trauma perlahan membaik.

6. Konsultasi dengan Psikolog

Walau terkadang korban pelecehan seksual bisa sembuh dengan menerapkan cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual diatas, bagi beberapa orang mungkin cara tersebut tidak efektif. Korban yang sudah kacau, perlu mendatangi dan berkonsultasi ke ahli kejiwaan, salah satunya psikolog.

Selain bisa mendapatkan diagnosis yang tepat, juga bisa mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi gangguan jiwa tersebut dari seorang ahli. Hal ini penting karena penanganan yang salah bisa berakibat fatal terhadap jiwa sang korban.

Advertisement

Itulah beberapa cara mengatasi trauma pasca pelecehan seksual. Meski sulit, lakukan dengan terus berjuang, Setidaknya Anda bisa tahu bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil yang akan diperoleh nantinya hingga akhirnya seseorang bisa merasa nyaman kembali.***

Baca juga: Cegah Kekerasan Seksual! Setiap Ruang Publik Perlu Dipasang CCTV

Lanjutkan Membaca