Lifestyle
5 Cara Menghadapi Pelaku Pelecehan Seksual, Ketahui Mulai Sekarang Agar Lebih Waspada

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Para pelaku pelecehan seksual mampu memanfaatkan siatuasi dan kelemahan orang lain, bahkan menggunakan ancaman sehingga korban melakukan apa yang mereka inginkan. Untuk itu, anda perlu mengetahui cara menghadapi pelaku pelecehan seksual untuk melindungi diri anda sendiri.
Pria dan wanita sama-sama bisa menjadi korban pelecehan seksual. Biasanya, secara psikologis pelaku akan memengaruhi anda dengan berbagai macam triknya sehingga mau tidak mau anda akan menuruti keinginannya.
Berikut beberapa cara menhadapi pelaku pelecehan seksual yang sudah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Menolak Semua Permintaan yang Tidak Biasa
Cara menghadapi pelaku pelecehan seksual yang pertama adalah menolak semua permintaan yang tidak biasa. Pelaku pelecehan seksual sering kali menggunakan trik yang disebut dengan door in the fase. Caranya, pelaku meminta hal yang lebih besar terlebih dahulu dengan harapan korban akan menolaknya.
Biasanya, bisa saja muncul rasa bersalah dalam diri korban karena tidak enak hati pada si pelaku, apalagi jika itu orang yang dikenal.
Rasa bersalah ini kemudian dimanfaatkan oleh korban dengan “mencari alternatif” berupa berbagai jenis pelecehan seksual lain yang lebih ringan, seperti mencium tangan atau menggenggam.
Untuk menghadapi trik pelaku pelecehan seksual ini, anda harus berpikir cepat. Tolak semua permintaan “aneh” yang ditujukan kepada anda. Sebab, semakin lama anda mempertimbangkan permintaan pelaku, semakin besar rasa bersalah anda.
2. Melawan Intimidasi dari Pelaku
Cara menghadapi pelaku pelecehan seksual yang kedua adalah melawan intimidasi dari pelaku. Intimidasi bisa muncul dalam berbagai bentuk, misalnya marah, melakukan kekerasan, atau bahkan mengancam mengakhiri hubungan jika pelakunya adalah pasangan anda sendiri.
Cara menghadapi pelaku pelecehan seksual dengan cara ini adalah dengan bersikap tegas. Namun, pastikan bahwa suasana sekitar tidak memungkinkan pelaku untuk melakukan tindak kekerasan.
Jika di sekitar anda ada orang yang bisa anda minta bantuan, anda bisa melawan intimidasinya dengan tegas. Jika pelaku justru berbalik menuduh tanpa bukti, bantah tuduhan tersebut dengan tegas dan jangan takut.
Baca juga: Oknum Dosen Universitas Sriwijaya Jadi Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswinya
3. Membekali Diri dengan Pendidikan Seksual
Cara menghadapi pelaku pelecehan seksual yang ketiga adalah membekali diri dnegan pendidikan seksual. Orang-orang yang tidak memiliki pendidikan seksual akan terus memaklumi perbuatan pelaku tanpa menyadari bahwa dirinya adalah korban pelecehan seksual.
Setidaknya dengan hal-hal dasar seperti bagian tubuh yang bersifat pribadi, segala aktivitas seks harus didasari persetujuan, dan berbagai macan pelaku yang tergolong pelecehan seksual.
4. Menghindari Tempat atau Kondisi yang Berbahaya
Cara menghadapi pelaku pelecehan seksual yang keempat adalah menghindari tempat atau kondisi yang berbahaya. Pelaku pelecehan seksual melakukan trik ini dengan berpura-pura terlihat baik, ingin menolong atau membutuhkan bantuan sehingga korban mau mengikuti cara mereka.
Beberapa pelaku bahkan berbuat nekat lagi dengan menyergap korban secara langsung. Korban yang sudah terlanjur terjebak akan kesulitan untuk melawan.
Cara terbaik untuk menghadapi pelaku pelecehan seperti ini adalah dengan mencegahnya. Jangan lengah terhadap permintaan tidak biasa, sekalipun orang yang memintanya adalah teman anda.
5. Menolak Segala Bentuk Iming-Iming Pelaku
Cara menghadapi pelaku pelecehan seksual yang kelima adalah menolak segala bentuk iming-iming pelaku. Pelaku pelecehan seksual sering menggunakan trik ini dan menjadikannya pembelaan saat terbukti bersalah. Mereka membela diri dengan alasan tidak pernah mengancam korban.
Iming-iming yang diberikan berupa uang, jabatan atau hubungan. Korban hanya bisa berharap pelecehan akan berakhir begitu ia memperoleh apa yang dijanjikan oleh pelaku. Sayangnya, pelaku biasanya bertindak lebih jauh lagi.
Cara menghadapi trik ini adalah dengan menolaknya. Yakinkan diri anda bahwa tidak ada manfaat yang akan anda peroleh dari menerima tawaran si pelaku.
Anda harus waspada terhadap iming-iming dan janji yang tidak logis. Ingatlah bahwa semua hal yang anda terima dari pelaku akan berbaik menjadi senjatanya saat ia terbukti bersalah.***














