Lifestyle
Kini Tersedia Pembayaran dengan Scan Wajah

Pembayaran dengan scan wajah ini tersedia di sebuah toko kereta bawah tanah,
FAKTUAL-INDONESIA: Bukan Jepang namanya kalau tidak kaya akan inovasi. Jaringan transportasi, Osaka Metro baru saja memperkenalkan cara membeli barang dengan menggunakan scan wajah. Bagaimana caranya?
Seperti dikutip Soranews24, pembayaran dengan scan wajah ini tersedia di sebuah toko kereta bawah tanah, yaitu Metro Opus Umeda. Toko ini menyediakan berbagai makanan setiap minggu.
Untuk minggu pertama mereka akan menyajikan pai dan kue tar dari Pie Queen, spesialis pai apel yang berbasis di Sapporo.
Kemudian dari tanggal 18 hingga 24 April, orang dapat membeli beberapa sandwich buah dari Momonoki Tokyo dengan wajah mereka. Pada minggu terakhir uji coba ini, Kentauros Osaka sendiri akan mengisi rak dengan pirozhki.
Pembeli di toko ini harus membayar dengan menggunakan scan wajah. Tentu saja bukan wajah sembarangan yang bisa membayar.
Dengan sistem I: Delight NEC toko bisa mengenali wajah dari konsumen walau mereka mengenakan masker. Tampaknya teknologi ini menggunakan wajah seseorang serta iris matanya untuk mengonfirmasi identitas mereka. Uji coba pun akan dilakukan mulai tanggal 11 April hingga akhir bulan.
Anda harus mendaftarkan wajah dulu jika ingin membayar. Kartu kredit diperlukan untuk melakukan pembayaran, tetapi meskipun demikian kartu Visa prabayar dapat digunakan untuk menghindari berbagi data pribadi apa pun.
Namun, pihak Osaka Metro mengatakan bahwa tidak ada informasi pribadi yang digunakan atau disimpan dalam data dan semua foto akan dihapus setelah analisis selesai.
Juga, untuk mendaftar ke layanan tidak ada nama, tanggal lahir, alamat, atau informasi pribadi lainnya yang perlu diberikan kecuali foto wajah pengguna.
Pendaftaran dilakukan hanya melalui browser web dan meminta email saja, yang menarik karena mereka secara eksplisit mengatakan bahwa mereka ingin mengetahui usia dan jenis kelamin orang.
Mengingat barang yang dijual adalah makanan dimana butuh bantuan staff, tenaga manusia akan ada yang standby di toko. Namun pada saat pembayaran, traveler cukup menghadapkan wajahnya ke tablet.
Toko akan buka dari jam 11 pagi sampai jam 9 malam, tetapi bagi mereka yang hanya bisa sampai ke lokasi Stasiun Umeda setelah jam kerja, mesin penjual otomatis akan disiapkan di luar toko.
Menurut Osaka Metro, mesin ini juga akan menggunakan data untuk mempelajari kebiasaan konsumen seperti produk apa yang dibeli berdasarkan usia dan jenis kelamin yang berbeda yang ditentukan oleh Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan.***














