Kesehatan
Mengenal Ukuran Vagina, Yuk Ketahui!

Ilustrasi ukuran vagina.(ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Tidak ada ukuran yang pasti untuk vagina. Namun berdasarkan banyak studi, rata-rata ukuran vagina seorang wanita adalah sekitar 9,6cm.
Bentuk dan ukuran vagina seorang wanita berbeda dengan wanita lainnya. Namun hal itu juga tidak tergantung tinggi badan atau berat badan. Misalnya semakin tinggi wanita maka ukuran vaginanya semakin dalam.
Tak ada cara yang pasti untuk mengukur kedalaman vagina seseorang. Cara yang paling mudah adalah memasukkan jari tangan atau melihat ukuran penis suami. Tapi ini hanya khusus untuk wanita yang sudah menikah.
Kedalaman vagina ini diukur mulai dari mulut vagina hingga ujung serviks. Menariknya, meski rata-rata adalah sekitar 10 centimeter, ada pula yang ukuran vagina mulai dari 7,6 hingga 17,7 cm.
Baca juga: 6 Penyebab Vagina Kering Saat Sedang Berhubungan Seksual
Namun ukuran kedalaman vagina tidaklah penting. Hal itu juga tidak mempengaruhi aktivitas sosial. Yang terpenting adalah memperhatikan kebersihannya.
Daftar isi
Ukuran vagina bisa berubah
Seperti dikutip SehatQ, terkadang, orang menggunakan kata vagina untuk menyebut organ seksual perempuan, mulai dari yang tampak dari luar. Padahal, itu berbeda. Bagian terluar dari kelamin perempuan disebut dengan vulva.
Pada vulva, terdapat beberapa organ lain seperti klitoris hingga labia yang diklasifikasikan menjadi minora dan mayora. Panjang dan bentuk vulva ini juga bisa berbeda-beda.
Senada dengan itu, vagina adalah organ tubuh yang sangat fleksibel dan ukurannya bisa berubah. Sepanjang liang vagina, terdapat jaringan mukosa dan otot sehingga vagina bisa meregang.Beberapa kondisi yang membuat ukuran vagina berubah seperti:
Aktivitas seksual
Ketika mendapatkan rangsangan seksual, aliran darah ke vagina menjadi lebih deras. Konsekuensinya, vagina menjadi lebih panjang dan serviks sedikit lebih tinggi.
Itulah mengapa ketika berada dalam kondisi terangsang, liang vagina memungkinkan untuk dimasuki penis atau sex toys. Selain itu, aktivitas seksual lain seperti fingering juga bisa menyebabkan vagina menjadi lebih panjang.
Meski demikian perlu diingat bahwa belum tentu vagina yang memanjang berarti penetrasi lebih nyaman. Tetap saja ada kemungkinan terasa nyeri. Jika ini terjadi, komunikasikan dengan pasangan.
Baca juga: Berapa Lama Durasi Berhubungan Seks yang Normal? Ini Faktanya
Menggunakan tampon atau menstrual cup
Ketika sedang haid dan menggunakan tampon atau menstrual cup ukuran liang vagina juga bisa fleksibel menyesuaikan dengan objek yang dimasukkan.
Namun jangan khawatir karena dinding vagina tetap rapat dan tidak rentan mengalami kebocoran meski dimasuki objek seperti menstrual cup. Bahkan, memakai menstrual cup saat haid bisa terasa lebih nyaman dibandingkan dengan pembalut karena tidak ada kontak langsung dengan endapan darah haid.
Persalinan
Ketika berada dalam fase persalinan, saluran vagina juga akan berubah bentuk. Akan ada peregangan maksimal demi memberi jalan lahir bagi bayi.
Pembukaan ini terjadi mulai dari ujung serviks hingga mulut vagina.Usai melahirkan, wajar pula jika ibu merasa ada perubahan kondisi vaginanya.
Ada rasa nyeri, kering, longgar, atau tampak berbeda ketika dilihat secara langsung. Ini sangatlah normal.Nantinya, sekitar 6 bulan setelah persalinan ukuran vagina akan kembali ke ukuran seperti sebelum melahirkan.
Memang benar vagina tidak akan tampak benar-benar sama, namun tetap tidak jauh berbeda dari semula.Anggapan bahwa ada perbedaan kedalaman vagina antara ibu yang sudah melahirkan dengan yang belum sama sekali salah.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Obstetrics and Gynaecology, tidak ada yang membedakan keduanya.***














