Connect with us

Kesehatan

Polemik Vaksin Nusantara Bukan Jadi Faktor Pemecatan Terawan oleh IDI

Diterbitkan

pada

Terawan Agus Putranto (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersuara soal pemecatan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dari keanggotaannya. Sebelumnya beredar isu bahwa keanggotaan Terawan dihentikan karena masalah vaksin Nusantara.

Dalam konferensi pers, IDI menerangkan bahwa masalah pemberhentian keanggotaan Terawan merupakan kasus panjang yang sudah bergulir sejak tahun 2013. Hal ini tidak berkaitan dengan polemik vaksin Nusantara.

“Kaitan dengan Vaksin Nusantara adalah kewenangan dari lembaga pemerintah dalam hal ini BPOM… Tidak ada kaitannya keputusan ini dengan vaksin Nusantara,” kata juru bicara PB IDI dr Beni Satria di konferensi pers daring, Kamis (31/3/2022).

Sebelumnya anggota PB IDI 2012-2015 Pandu Riono mengatakan bahwa Terawan dinilai telah melakukan pelanggaran berat. Yakni mempromosikan, menjanjikan soal terapi cuci otak atau brain wash bagi pasien penderita stroke.

Metode cuci otak Terawan tersebut pernah mendapat peringatan dari pihak Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) IDI pada 2018 silam.

Advertisement

Kala itu, Terawan dikenai sanksi pemecatan sementara selama 12 bulan.

Terawan diberhentikan dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) oleh MKEK pada Muktamar ke-31 PB IDI di Banda Aceh. Di media sosial beredar hasil keputusan MKEK pasca Rapat Pleno MKEK Pusat IDI pada 8 Februari 202 yang merekomendasikan pemecatan Terawan.

Atas kisruh yang terjadi antara IDI dan Terawan, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan membantu proses mediasi antara keduanya. Hal ini untuk membangun kesehatan masyarakat Indonesia terlebih pasca pandemi Covid-19.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca