Home Lifestyle Tahukah Anda Penyebab Kolestrol Naik?

Tahukah Anda Penyebab Kolestrol Naik?

oleh Joko Ham
Kenali kenapa kolesterol Anda naik. (Sit)

Kenali kenapa kolesterol Anda naik. (Sit)

FAKTUALid – Memiliki tubuh yang proporsional dan ideal adalah impian setiap manusia. Baik itu kaum Adam dan Hawa. Tapi, tubuh yang idial saja tidak cukup, tapi harus sehat.

Dengan tubuh yang sehat maka kita akan gampang melakukan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Tapi, sayangnya, orang suka lupa atau tidak sadar bahwa kegiatan sehari-harinya bisa merusak kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Misalnya, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak dan jarang berolahraga dapat meningkatkan kadar kolesterol di tubuh.

Menurut dr. Franciscus Ari, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, bahayanya ketika kadar kolesterol kamu naik, biasanya tidak ada gejalanya.

Risiko terjadinya kejadian yang fatal pun semakin meningkat. Ia menganjurkan agar kamu melakukan pemeriksaan berkala komponen lemak darah atau profil lipid untuk memantaunya.

Gangguan metabolisme lemak darah

Menurutnya, gangguan metabolisme lemak darah ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL, trigliserida serta penurunan kadar HDL.

Pemeriksaan berkala ini menjadi penting, karena adanya hubungan antara gangguan metabolisme lemak darah tersebut dengan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung koroner dan stroke.

Penyebab gangguan metabolisme lemak darah

Gangguan metabolisme lemak darah dapat disebabkan oleh gaya hidup, adanya penyakit lain yang memicu kenaikan kadar lemak darah, seperti penyakit hormon tiroid, gangguan ginjal, diabetes melitus, atau karena faktor genetik (keturunan).

Maka, jika kamu memiliki orang tua dan keluarga dengan kadar kolesterol yang tidak normal, sebaiknya ajak juga untuk memeriksakan kadar kolesterol darah secara berkala. Mengatasi masalah kolesterol dengan perubahan gaya hidup.

Salah satu faktor penyebab kadar kolesterol tidak normal yang dapat dimodifikasi adalah gaya hidup. Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, dapat dilakukan dengan beberapa hal berikut ini:

1. Aktivitas fisik atau olahraga

Aktivitas fisik yang disarankan meliputi program latihan yang mencakup setidaknya 30 menit dalam 4 sampai 6 kali seminggu. Kegiatan yang disarankan meliputi jalan cepat, bersepeda statis, ataupun berenang.

2. Terapi nutrisi medis

Kamu disarankan mengonsumsi diet rendah kalori yang terdiri dari buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, ikan, dan daging tanpa lemak.

3. Berhenti merokok

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa merokok memiliki efek negatif pada kadar HDL dan rasio LDL/HDL. Berhenti merokok minimal 30 hari dapat meningkatkan kadar HDL secara signifikan.

4. Mengurangi asupan alkohol

Mengurangi asupan alkohol dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kadar HDL. Mulailah memeriksa kadar lemak darah kamu, bila kamu sudah menginjak usia 40 tahun.

Pemeriksaan juga mulai dapat dilakukan pada usia lebih muda, bila kamu memiliki faktor risiko penyakit darah tinggi, diabetes, obesitas, dan atau kebiasaan merokok.

Pemeriksaan rutin diperlukan untuk memantau kadar lemak darah secara berkala, baik pada hasil kolesterol yang tinggi ataupun normal sekalipun. Pada gangguan metabolisme kolesterol membutuhkan pemeriksaan yang lebih sering, umumnya setiap dua sampai tiga bulan sekali.

Tinggalkan Komentar