Connect with us

Selebritis

Raffi Ahmad dan Sejumlah Artis Donasikan Rp1 Miliar untuk Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Diterbitkan

pada

Raffi Ahmad kunjungi Desa Sade. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Artis Raffi Ahmad bersama istrinya, Nagita Slavina, Ariel Noah, Desta Mahendra, dan Gading Marten mengunjungi korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (23/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan donasi sebesar Rp1 miliar untuk membantu warga terdampak.

Raffi mengatakan kunjungan tersebut dilakukan secara spontan. Ia bersama rombongan kebetulan berada di kawasan Mandalika setelah menghadiri kegiatan di Mataram dan memilih singgah di Desa Adat Sade.

“Kami turut berduka cita. Kami mau ke Rinjani lewat sini, jadi kami mampir di sini,” kata Raffi saat berada di Desa Adat Sade, Minggu (23/8/2026).

Raffi dan rombongan kemudian berkeliling melihat kondisi kawasan yang luluh lantak akibat kebakaran. Mereka juga menyempatkan diri menyapa sejumlah anak yang menjadi korban kebakaran.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni tersebut mengatakan dirinya mengetahui kondisi Desa Adat Sade dan kemudian memutuskan datang langsung ke lokasi.

“Karena jalannya lewat sini, langsung ke sini. Tadi saya telepon Pak Gubernur, tapi Pak Gubernur lagi di Mataram. Nggak bisa ke sini,” ujarnya.

Advertisement

Kebakaran hebat melanda Desa Adat Sade pada Sabtu (22/8) malam. Sebanyak 129 rumah adat dilaporkan ludes terbakar. Api dengan cepat merambat karena bangunan tradisional di kawasan tersebut mayoritas menggunakan material yang mudah terbakar, seperti atap ilalang dan dinding bambu.

Ketua Pokdarwis Desa Adat Sade, Sanah Ardinata, mengatakan seluruh rumah adat di kawasan wisata tersebut terdampak kebakaran. Saat ini, sebagian warga yang kehilangan tempat tinggal mengungsi sementara di rumah sanak saudara.

Ardinata menyebut bantuan untuk warga terus berdatangan, termasuk makanan, selimut, dan tenda. Menurutnya, kebutuhan dasar warga untuk sementara masih dapat terpenuhi karena mereka mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat.

“Tidak ada yang kedinginan dan kelaparan. Kami punya keluarga, kami bisa tinggal sementara di sana,” kata Ardinata.

Selain kehilangan rumah, warga Desa Adat Sade juga menghadapi persoalan hilangnya mata pencaharian. Selama ini, masyarakat menggantungkan penghasilan dari aktivitas pariwisata di kawasan tersebut.

Advertisement

Ardinata berharap Desa Adat Sade dapat segera dibangun kembali sehingga masyarakat bisa kembali memiliki tempat tinggal sekaligus sumber penghasilan.

“Semoga Desa Adat Sade ini bisa dibangun kembali. Kami kehilangan rumah dan kehilangan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Desa Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok sekaligus kawasan yang menjadi bagian penting dalam pelestarian adat dan budaya Suku Sasak. Kebakaran tersebut tidak hanya menghancurkan rumah warga, tetapi juga mengancam keberlangsungan kampung adat yang selama ini menjadi salah satu ikon budaya Lombok.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement