Connect with us

Lifestyle

6 Faktor Untuk Mencapai Orgasme Hebat, Lakukan ini untuk Memuaskan Pasangan Kamu

Diterbitkan

pada

faktor untuk mencapai orgasme hebat

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Apakah kamu mengetahui faktor untuk mencapai orgasme hebat? Orgasme merupakan perasaan kenikmatan seksual yang terjadi selama berhubungan seks. Orgasme ini disebut juga dengan fase klimaks yang bisa terjadi pada pria maupun wanita.

Ketika orang mengalami orgasme, detak jantung dan nafas lebih cepat dan berat. Meskipun begitu, fase ini merupakan fase yang memuaskan. Ada beberapa faktor juga yang bisa membuat kepuasan kamu bertambah berkali-kali lipat.

Berikut beberapa faktor untuk mencapai orgasme hebat yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.

1. Fokus

Faktor untuk mencapai orgasme hebat yang pertama adalah fokus. Orgasme juga bisa menjadi salah satu proses yang perlu kamu pelajari. Semakin sering kamu bisa mencapai orgasme, maka kemungkinan kamu memiliki orgasme hebat semakin tinggi.

Suatu penelitian pada tahun 2016 menyatakan bahwa orang memiliki pengalaman orgasme yang semakin banyak telah belajar untuk fokus dan konsentrasi agar mencapai orgasme.

Advertisement

Semakin kamu tahu bagaimana cara yang tepat agar kamu bisa mencapai puncak kenikmatan tersebut. Jadi lebih mudah untuk bisa orgasme hebat.

2. Cara Bernapas

Faktor untuk mencapai orgasme hebat yang kedua adalah cara bernapas. Cara bernapas bisa menentukan apakah kamu bisa mencapai orgasme hebat atau tidak. Semakin banyak oksigen yang masuk ke dalam tubuh, maka akan semakin baik untuk aliran darah.

Hal ini yang kemudian membuat kamu bisa mencapai klimaks yang lebih hebat. Jadi, penting untuk mengatur napas ketika melakukan hubungan seks agar aliran darah lancar hingga ke bagian organ intim.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Gairah Seksual Menurun, Salah Satunya Rutin Olahraga

3. Cara Komunikasi dengan Pasangan

Faktor untuk mencapai orgasme hebat yang ketiga adalah cara komunikasi dengan pasangan. Komunikasi merupakan salah satu hal yang membuat orgasme terasa sangat memuaskan. Hal ini dimaksudkan untuk mengkomunikasikan kebutuhan kamu dengan pasangan.

Komunikasi seksual yang baik termasuk untuk meminta apa yang kamu inginkan, atau obrolan sederhana yang penuh kasih sayang sejak awal proses hubungan seks dilakukan.

Advertisement

Jangan lupa untuk memberi umpan balik positif terhadap pasangan bahwa apa yang sudah dilakukannya, karena hal itu membuatnya merasa senang, bergairah dan akhirnya kepuasan seksual yang didapatkan berkali-kali lipat.

4. Hubungan dengan pasangan

Faktor untuk mencapai orgasme hebat yang keempat adalah hubungan dengan pasangan. Kondisi hubungan kamu dengan pasangan juga memengaruhi seberapa nikmat klimaks yang dapat kamu rasakan.

Jika kamu sedang memiliki hubungan yang tidak baik dengan pasangan, kamu akan cenderung tidak bergairah dan orgasme tidak akan berjalan lancar. Bila kamu memiliki hubungan yang baik dan sudah terasa dekat, kamu bisa dengan mudah untuk mencapai orgasme hebat.

5. Foreplay yang Tepat dan Cukup Lama

Faktor untuk mencapai orgasme hebat yang kelima adalah foreplay yang tepat dan cukup lama. Tidak bisa dipungkiri jika foreplay merupakan faktor paling penting untuk mencapai orgasme ketika berhubungan seksual. Ketahui mana posisi dan gerakan yang selalu membuat kamu dan pasangan kamu bergairah.

Penelitian menunjukan bahwa jika seks oral, menyentuh alat genital disertai ciuman, merupakan salah satu jenis peluang untuk mencapai orgasme semakin meningkat.

Advertisement

Selain itu, berikan waktu yang cukup untuk foreplay dan jangan terlalu sebentar. Kamu perlu memanaskan tubuh setidaknya 15 menit untuk benar-benar siap berhubungan seks.

Baca juga: 8 Tips Foreplay Agar Lebih Tahan Lama dalam Bercinta

6. Kepercayaan Diri

Faktor untuk mencapai orgasme hebat yang terakhir adalah kepercayaan diri. Kepercayaan diri saat berhubungan seksual juga dapat memengaruhi tingkat kepuasan orgasme yang terjadi. Beberapa orang mungkin merasa minder dengan tubuhnya.

Hal ini justru membuat kamu fokus pada diri sendiri dan akhirnya lupa untuk mencapai klimaks. Misalnya seperti, merasa malu karena memiliki badan gendut, merasa malu karena perut buncit dan lain sebagainya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement