Lifestyle
7 Cara Mengatasi Gairah Seksual Menurun, Salah Satunya Rutin Olahraga

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Turunnya libido menjadi masalah umum yang banyak memengaruhi pria dan wanita. Hal ini sering dikaitkan dengan pertengkaran dalam rumah tangga, kelelahan dan stres. Adapun cara mengatasi gairah seksual menurun yang dapat kamu coba dirumah.
Selain faktor eksternal, gairah seksual menurun bisa menjadi masalah medis yang mendasarinya, seperti penurunan kadar hormon. Masalah fisik yang dapat menyebabkan libido rendah termasuk testosteron rendah, efek samping obat-obatan, terlalu banyak berlebihan dan penggunaan alkohol.
Berikut beberapa cara mengatasi gairah seksual menurun yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.
Daftar isi
1. Konsultasi dengan Ahli
Cara mengatasi gairah seksual menurun yang pertama adalah berkonsultasi dengan ahli. Berbicara dengan terapis seks atau konselor yang ahli dalam menangani masalah seksual dapat menjadi cara mengatasi gairah seksual menurun.
Dikutip dari National Health Service, terapi sering kali mencangkup solusi dan memilih teknik yang tepat. Terapis atau para ahli kemungkinan besar akan memberikan rekomendasi untuk bahan bacaan atau kamu dan pasangan bisa saling berkomunikasi.
Baca juga: 7 Titik Sensitif Wanita Agar Hubungan Seks Makin Greget
2. Terapi Hormon Estrogen
Cara mengatasi gairah seksual menurun yang kedua adalah terapi hormon estrogen. Terapi ini tersedia dalam berbagai bentuk termasuk pil, plester, spray dan gel. Dosis estrogen yang lebih kecil dapat ditemukan dalam krim vagina dan supositoria atau cincin kontrasepsi.
Nantinya dokter akan membantu memahami risiko dan mnafaat dari setiap bentuk terapi estrogen. Namun, terapi estrogen tidak akan meningkatkan fungsi seksual terkait gangguan hasrat seksual hipoaktif.
3. Olahraga Rutin
Cara mengatasi gairah seksual menurun yang ketiga adalah olahraga rutin. Selain obat-obata, perubahan gaya hidup menjadi fakta dalam cara mengatasi gairah seksual menurun. Olahraga secara teratur atau melakukan kardio dapat meningkatkan stamina, suasana hati dan libido seseorang.
Seiring berjalannya hal ini, hindari kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol yang dapat mengurangi gairah seks. Menghindari kebiasaan buruk tersebut dapat mmebantu meningkatkan dorongan seks dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
4. Melakukan Gaya Seks yang Berbeda
Cara mengatasi gairah seksual menurun yang keempat adalah melakukan gaya seks yang berbeda. Memprioritaskan keintiman dengan pasangan dapat membantu mengembalikan gairah seks ke situasi normal.
Kamu dapat mencoba posisi seks yang berbeda, waktu yang berbeda dalam sehari atau lokasi yang berbeda dalam berhubungan seksual. Jika kamu dan pasangan terbuka untuk bereksperimen, sex toy dan sebuah fantasi dapat menghidupkan kembali hasrat seksual kamu.
Baca juga: 7 Posisi Seks Agar Lebih Bergairah Di Ranjang
5. Menghindari Stres
Cara mengatasi gairah seksual menurun yang kelima adalah menghindari stres. masalah keuangan, stres karena pekerjaan dan kesibukan sehari-hari dapat mengganggu libido seseorang.
Dikutip dari Institutes National of Health, respons ini juga menjadi pemicu pelepasan hormon, seperti kortisol dan epinefrin yang dalam kadar tinggi dapat menyebabkan penurunan gairah seks kamu.
Ketika stres menjadi kronis, tubuh menggunakan hormon seks untuk memenuhi peningkatan permintaan produksi kortisol yang tinggi, sehingga menurunkan minat pada seks.
Baca juga: 7 Fakta Tentang Stres Yang Jarang Diketahui
6. Prasterone
Cara mengatasi gairah seksual menurun yang keenam adalah prasterone. Senyawa ini mengirimkan hormon dehydroepiandrosterone langsung ke vagina untuk membantu meredakan nyeri seks dan mengatasi gairah menurun. Biasanya, menggunakan obat ini setiap malam untuk meredakan gejala kekeringan vagina sedang hingga parah.
7. Terapi Hormon Testosteron
Cara mengatasi gairah seksual menurun yang terakhir adalah terapi hormon testosteron. Obat hormon lainnya juga digunakan dalam cara mengatasi gairah menurun. Hal ini bertujuan untuk meredakan gejala GSM dan dapat membantu agar seks lebih nyaman.
Testosteron tidak disarakan untuk disfungsi seksual pada wanita, tetapi terkadang diresepkan untuk membantu mengatasi gairah menurun. Penggunaan testosteron pada wanita masih kontroversial. Mengonsumsinya dapat menyebabkan timbulnya jerawat, perubahan mood, bulu tubuh berlebih dan perubahan kepribadian.***














