Connect with us

Fashion

4 Jenis Pakaian Adat Kalimantan Timur Beserta Keunikannya

Diterbitkan

pada

 

pakaian ada kalimantan timur

Ilustrasi Baju Pengantin Antakusuma (Foto: Facebook.com/infoetamkaltim)

FAKTUALid – Sebagian pakaian adat Kalimantan Timur masih digunakan hingga saat ini dalam upacara adat, pernikahan, acara resmi hingga pakaian sehari-hari. Kalimantan Timur merupakan provinsi yang terdiri dari beragam suku bangsa seperti kutai, banjar dan dayak.

Keberagaman itu membuat kebudayaan di Kalimantan Timur bermacam-macam termasuk pakaian adat tradisional. Sama hal nya dengan busana adat daerah lainnya di Indonesia, Pakaian adat Kalimantan Timur memiliki model dan corak yang menjadi ciri khas nya.

Jika anda belum mengetahui ragam pakaian adat Kalimantan Timur, berikut beberapa jenis pakaian adat Kalimantan Timur yang sudah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Baju Miskat

Pakaian adat Kalimantan Timur yang pertama adalah baju miskat. Baju miskat merupakan pakaian adat Kalimantan Timur yang modelnya terlihat seperti baju pada Zaman Tiongkok kuno. Desain busananya sangat unik dan menarik.

Advertisement

Busana pria berupa baju lengan panjang yang dilengkapi kancing dengan desain miring di sebelah kanan. Sementara bawahannya berupa celana panjang. Ketika menggunakan baju miskat, kaum pria menggunakan penutup kepala berupa kopiah.

Sedangkan busana untuk wanita berupa baju lengan panjang. Jika busana pria kancingnya di sebelah kanan, baju miskat wanita di desain dengan kancing di sebelah kiri. Untuk bawahan berupa rok kurung panjang.

Baju miskat ini wajib dikenakan oleh Pegawai Negeri Sipil Provinsi Kalimantan Timur. Wujud dan modelnya yang semi-casual membuat pakaian adat yang satu ini cocok digunakan untuk acara atau perayaan apapun.

2. Baju Pengantin Kustim

Pakaian adat Kalimantan Timur yang kedua adalah baju pengantin kustim. Baju ini merupakan baju jenis takwo untuk pengantin. Kustim memiliki arti kebesaran, dan dulunya dikenakan oleh pasangan pengantin dari golongan menengah keatas.

Baju kustim untuk pria dibuat dari bahan beludru berwarna hitam, lengan panjang dan kerah tinggi. Ujung lengan, kerah serta dada berhias pesmen. Paduan baju kusim ini adalah celana panjang dengan warna yang sama dengan warna baju. Di luar celana dikenakan dodot rambu, semacam kain panjang yang ujungnya diberi hiasan rumbai-rumbai berwarna keemasan.

Advertisement

Sedangkan baju kastim untuk pengantin wanita berbahan serupa dengan baju kastim pria. Modelnya mirip dengan kebaya berkerah tinggi dan berlengan panjang. Leher dan bagian depan baju menggunakan pasmen.

Pengantin wanita menggunakan sanggul atau gelung kutai dan ditusukkan gerak gempa atau kembang goyang dari logam bersepuh emas. Karena potongannya serba tertutup, busana kastim untuk wanita cocok dikenakan pengantin muslimah.

Baca juga: 6 Cara Menggunakan Hijab Sesuai Dengan Bentuk Wajah

3. Baju Pengantin Antakusuma

Pakaian adat Kalimantan Timur yang ketiga adalah baju pengantin antakusuma. Pakaian adat ini dikenal juga dengan nama kutai kuning. Dulunya pakaian adat Kalimantan Timur ini hanya dikenakan oleh keturunan ningrat.

Penutup tubuh bagian bawah pengantin pria adalah celana yang dipasang saling tumpuk dengan selembar kain tenun berbahan sutera dan helai-helai kain yang dipasang berjuntaian mengelilingi pinggang.

Sedangkan pengantin wanita mengenakan tapeh halang dari kain songket yang dipasangkan longgar menyerupai rok panjang yang dihias juga dengan tapeh pasak. Di bagian pinggang kedua mempelai terdapat sabuk yang disebut pending emas.

Advertisement

4. Baju Takwo

Pakaian adat Kalimantan Timur yang keempat adalah baju takwo. Baju takwo merupakan pakaian adat Kalimantan Timur yang merupakan warisan dari Kesultanan Kutai. Dulu hanya boleh digunakan oleh kalangan bangsawan, tetapi seiring dengan perkembangan zaman masyarakat umum juga bole menggunakannya.

Baju takwo untuk pria berbentuk jas tutup berkerah tinggi. Kain bagian depan baju memanjang sedikit dari garis tengah baju ke kanan dengan hiasan kancing emas. Kadang ditambahkan bordiran emas pada bagian kerah dan kancing untuk kesan yang lebih mewah.

Untuk bawahan berupa celana kain berwarna hitam menyesuaikan dengan baju takwo. Bagian luar celana dari pinggang hingga lutut dibalut dengan dodot berupa kain batik bermotif. Kain bagian depan sebelah kanan dari dodot dilipat sebanyak tujuh lipatan.

Sementara baju takwo untuk wanita berbahan dasar kain brokat ataupun polosan. Potongannya serupa dengan kebaya berkerah tinggi dengan dibuat tertutup dan ditambah lidah pada bagian depan.

Aksesoris pelengkap baju takwo wanita berupa kalung berwarna emas dan permata, di bagian tengahnya terdapat bros. Ujung kalung dimasukkan ke dalam lubang kancing.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement