Connect with us

Selebritis

Martina Ayu Pratiwi: Bonus SEA Games Jadi Bekal Prestasi dan untuk Bantu Orang Tua

Diterbitkan

pada

Martina Ayu Pratiwi: Bonus SEA Games Jadi Bekal Prestasi dan untuk Bantu Orang Tua

Martina Ayu jadi atlet tersukses di SEA Games 33 dengan merebut 5 medali emas dan 2 medali perak. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Kesuksesan Martina Ayu Pratiwi di SEA Games 2025 tak hanya tercermin dari deretan medali yang ia persembahkan untuk Indonesia, tetapi juga dari cara atlet triathlon putri ini memaknai hasil jerih payahnya.

Menjadi atlet paling berprestasi di ajang tersebut dengan raihan lima medali emas dan dua perak, Martina kini mulai menata langkah untuk masa depan, baik sebagai atlet maupun sebagai anak bagi keluarganya.

Bonus senilai total Rp3,441 miliar yang diterimanya dari Pemerintah Republik Indonesia pada Kamis (8/1) bukan sekadar penghargaan finansial. Bagi Martina, bonus itu adalah amanah yang akan dimanfaatkan secara bijak.

Baca Juga : Presiden Prabowo Berikan Bonus Atlet Peraih Medali di SEA Games ke-33, Total  Rp 465,25 Miliar

Ia mengatakan sebagian besar dana tersebut akan dialokasikan untuk investasi jangka panjang demi menunjang performa dan karier olahraganya ke level yang lebih tinggi.

“Bonusnya nanti buat tentunya investasi masa depan untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi dan untuk membantu kedua orang tua yang ada di rumah,” ujar Martina usai menghadiri acara penyerahan bonus di Istana Negara.

Advertisement

Baca Juga : Dari Jalan Kaki ke Podium Emas SEA Games Thailand : Kisah Perjuangan Adi Darmawan Leksono

Tak hanya itu, Martina juga menyisihkan bonusnya untuk kebutuhan keluarga. Saat ini, ia tengah membantu proses renovasi rumah orang tuanya di Magetan, Jawa Timur. Renovasi tersebut masih berlangsung dan menjadi salah satu prioritas yang ingin segera ia tuntaskan.

Dominasi Martina di SEA Games 2025 terlihat jelas dari hampir semua nomor endurance yang ia ikuti. Ia meraih medali emas di nomor triathlon individual putri, aquathlon estafet putri dan campuran, serta duathlon estafet putri dan campuran. Dua medali perak melengkapi pencapaiannya, masing-masing dari nomor triathlon estafet putri dan triathlon estafet campuran. Konsistensi dan daya tahan menjadi kunci keberhasilannya menaklukkan berbagai nomor tersebut.

Usai SEA Games, Martina tak berlama-lama larut dalam euforia. Fokusnya kini mulai diarahkan ke agenda yang lebih besar, yakni Asian Games 2026. Ia mengaku persiapan sebenarnya sudah dimulai sejak awal Januari, meski sempat terjeda karena agenda kenegaraan.

Baca Juga : Sukses SEA Games XXXIII 2025, Ketum KOI Okto: Pelajaran Penting Olahraga Tidak Bisa Dibangun Secara Instan

“Untuk persiapan Asian Games sebenarnya sudah mulai dari tanggal 5 kemarin, tapi karena ada undangan ke Istana jadi sedikit tertunda. Setelah ini mulai lagi berlatih,” tuturnya.

Meski demikian, Martina memilih bersikap realistis soal target di Asian Games. Ia belum berani memasang sasaran medali dan lebih memilih fokus pada proses latihan serta peningkatan performa.

Advertisement

“Untuk medali sih mungkin masih belum target,” katanya.

Dengan sikap rendah hati dan perencanaan matang, Martina Ayu Pratiwi menunjukkan bahwa prestasi besar di arena olahraga berjalan seiring dengan tanggung jawab dan visi jangka panjang.***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement