Home Ekonomi Begini Cara Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris Beserta Syaratnya

Begini Cara Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris Beserta Syaratnya

oleh Farhan Zuhdi
cara mengurus surat keterangan ahli waris

Cara mengurus surat keterangan ahli waris (Foto Ilustrasi: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Surat ahli waris atau surat keterangan hak waris merupakan dokumen yang berisi keterangan terkait orang yang sudah meninggal dunia. Jika orang tua sudah meninggal dan meninggal sejumlah harta, anak adalah orang yang berhak meneruma harta yang sudah ditinggalkan oleh pewarisnya.

Namun, masih banyak orang yang bingung bagaimana cara mengurus surat keterangan ahli waris yang benar. Untuk membuktian seseorang berhak menjadi ahli waris, diperlukan bukti dengan surat pernyataan ahli waris.

Menurut hukum, ada dua hal yang bisa menyatakan seseorang sebagai ahli waris. Pertama adalah hubungan pernikahan dan yang kedua adalah hubungan antara orang tua dengan anak. Surat itu nantinya akan disaksikan oleh dua orang saksi yang turut menandatangani surat tersebut.

Untuk itu, penting untuk mengetahui cara mengurus surat ahli waris beserta syarat supaya mempemudah jika hendak membuat surat ini.

Baca juga: Cara Membuat Sertifikat Tanah, Berikut Syarat dan Biayanya

Berikut cara mengurus surat keterangan ahli waris beserta syaratnya yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

Syarat mengurus surat keterangan ahli waris

Sebelum kamu mengetahui cara mengurus surat keterangan ahli waris, kamu perlu mengetahui apa saja dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat dalam mengurus surat keterangan ahli waris, sebagai berikut:

  • Surat permohonan atau ahli waris sebanyak 7 (tujuh) rangkap
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik ahli waris
  • Fotokopi Kartu Keluarga milik pewaris (orang yang meninggal/almarhum)
  • Fotokopi buku nikah milik pewaris (orang yang meninggal/almarhum)
  • Fotokopi akta kelahiran seluruh ahli waris
  • Surat pengantar dari kelurahan
  • Keterangan silsilah keluarga ahli waris dari kelurahan
  • Surat keterangan kematian dari kelurahan

Cara mengurus surat keterangan ahli waris

cara mengurus surat keterangan ahli waris

Contoh surat keterangan ahli waris

Perlu kamu ketahui, Surat Keterangan Ahli Waris dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu:

1. Surat Ahli Waris untuk Warga Negara Indonesia (WNI)

Berikut langkah atau cara mengurus surat keterangan ahli waris untuk WNI:

  • Membawa semua berkas atau dokumen persyaratan kepada Ketua RT/RW setempat.
  • Meminta Surat Pengantar dari RT/RW.
  • Meminta Surat Keterangan Waris bermaterai yang ditandatangani seluruh ahli waris dan disaksikan oleh Ketua RT dan RW.
  • Mengajukan permohonan ke Kantor Kelurahan.
  • Mengajukan fatwa waris ke Pengadilan Agama (bagi yang beragama Islam) atau Pengadilan Negeri (bagi yang beragama nonmuslim) dengan menyertakan semua dokumen yang sudah dilengkapi.
  • Seluruh proses memakan waktu paling lambat 6 (enam) bulan.

Semua langkah diatas tidaklah dipungut biaya kecuali saat mendaftarkan permohonan dan perkara di pengadilan. Ketentuan biaya tersebut telah diatur berdasarkan Pasal 90 ayat (1) Undang-Undang Peradilan Agama.

Baca juga: Cara Membuat Akta Kelahiran Anak, Begini Alurnya

2. Surat Ahli Waris untuk Warga Negara Asing (WNA)

Cara mengurus surat keterangan ahli waris untuk WNA memiliki ketentuan yang berbeda-beda tengantung dari negara asalnya. Agar lebih mudah dipahami, simak penjelasannya:

  • WNI keturunan Timur Asing (seperti Arab dan India) dapat mengurus Surat Ahli Waris di Balai Harta Peninggalan (BHP) masing-masing wilayah.
  • Sedangkan, WNI keturunan Tionghoa dan Eropa dapat melalui Notaris dengan mengecek data wasiat di Kementerian Hukum dan HAM.

Itulah langkah atau cara mengurus surat keterangan ahli waris. Tujuan dibuatnya surat ini adalah untuk menunjuk ahli secara sah.

Meski bisa menunjukkan bukti statusnya sebagai anak, pasangan, ataupun orang tua, tanpa adanya surat ini kamu tidak bisa mengambil harta warisan yang ditinggalkan pewaris. Selain itu, surat keterangan ini perlu dimiliki untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan wewenang.***

Baca juga: Begini Cara Mengurus Akta Kematian Beserta Syarat dan Manfaat

You may also like

Tinggalkan Komentar