Internasional
Serangan Iran Merusak 16 Pengkalan Militer AS di Timur Tengah, Menurut Sumber dan Gambar Satelit

Iran ternyata terus memberikan perlawanan terhadap Amerika Serikat dengan menggempur pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah. (Foto : Istimewa)
FAKTUAL INDONESIA: Iran dan sekutunya menyerang setidaknya 16 situs militer Amerika Serikat di delapan negara di Timur Tengah dalam konflik militer terbaru, menyebabkan beberapa di antaranya “hampir tidak dapat digunakan.”
Demikian dilaporkan Pakistan Today yang melansir laporan CNN pada hari Jumat, mengutip sumber dan berdasarkan pengamatan pada satelit citra.
Baca Juga : Trump Terima Masukan Serangan Singkat dan Dahsyat untuk Memaksa Iran Kembali ke Meja Perundingan
Laporan tersebut didasarkan pada puluhan citra satelit dan wawancara dengan sumber-sumber dari AS dan negara-negara Arab Teluk, dan fasilitas yang terkena dampak merupakan “sebagian besar posisi militer AS” di wilayah tersebut.
“Ada berbagai macam penilaian,” kata salah satu sumber. “Mulai dari sisi yang cukup dramatis, yaitu seluruh fasilitas hancur dan perlu ditutup, hingga para pemimpin yang mengatakan bahwa hal-hal ini layak diperbaiki karena manfaat strategis yang diberikannya bagi AS.”
Citra satelit menunjukkan bahwa target utama Teheran meliputi sistem radar canggih, sistem komunikasi, dan pesawat terbang. Banyak dari aset tersebut mahal dan sulit diganti.
Baca Juga : Senang Berhubungan dengan Rusia, Iran Tegaskan Amerika Tidak Bisa Mendikte Lagi
“Patut dicatat bahwa mereka benar-benar mengidentifikasi fasilitas-fasilitas tersebut sebagai target yang paling hemat biaya untuk diserang,” kata sumber tersebut. “Sistem radar kami adalah yang paling mahal dan sumber daya kami yang paling terbatas di wilayah ini.”
Pada hari Rabu, pengawas keuangan Pentagon Jules “Jay” Hurst III mengatakan kepada anggota parlemen bahwa perang di Iran telah menelan biaya sekitar 25 miliar dolar AS sejauh ini. Namun, sebuah sumber kemudian mengatakan kepada CNN bahwa angka sebenarnya kemungkinan lebih mendekati 40-50 miliar dolar AS.
Perang saat ini ditangguhkan dan upaya untuk mengakhirinya secara permanen terus berlanjut. Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat mengatakan, “Iran tidak memberikan kesepakatan yang harus kita miliki.” ***














