Connect with us

Ekonomi

Pemerintah Siapkan RKP 2027, Mobil Nasional hingga Kompor Listrik Jadi Program Prioritas

Diterbitkan

pada

Menteri Pambudy bilang, pemerintah siapkan RKP 2027. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Pemerintah menyiapkan arah pembangunan nasional melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dengan fokus pada percepatan pertumbuhan ekonomi dan penguatan kemandirian nasional. Salah satu target yang dipasang adalah pertumbuhan ekonomi mencapai 7,5 persen pada 2027.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan, target tersebut akan dijalankan melalui delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang mencakup sekitar 60 program strategis.

“Program prioritas ini disusun untuk memperkuat kemandirian bangsa melalui sektor pangan, energi, pendidikan, kesehatan, industrialisasi hingga pengentasan kemiskinan,” ujar Rachmat dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat RKP 2027 di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional meningkat secara bertahap, yakni 6,3 persen pada 2026, kemudian naik menjadi 7,5 persen pada 2027 dan 7,7 persen pada 2028, sebelum mencapai target 8 persen pada 2029.

Dalam sektor hilirisasi dan industrialisasi, pemerintah memasukkan pengembangan mobil nasional dan motor nasional sebagai proyek prioritas. Selain itu, pemerintah juga mendorong pembangunan industri semikonduktor dan penguatan ekosistem industri kedirgantaraan nasional.

Advertisement

Di sektor energi, pemerintah menyiapkan berbagai program besar seperti penerapan biodiesel B50, bioetanol E20, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt, hingga konversi enam juta motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik.

Program penggunaan kompor listrik untuk dua hingga lima juta rumah tangga juga menjadi bagian dari strategi transisi energi nasional. Pemerintah juga menargetkan pembangunan jaringan gas kota untuk satu juta sambungan rumah.

Sementara di sektor pangan, pemerintah menyiapkan pengembangan kawasan pangan terintegrasi, pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih, revitalisasi tambak, hingga peningkatan produksi daging, telur, dan susu.

Bidang pendidikan dan kesehatan juga menjadi fokus utama. Pemerintah melanjutkan program Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Selain itu, akan dilakukan revitalisasi sekolah, pembangunan sekolah rakyat, digitalisasi pendidikan, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan dan penanganan tuberkulosis.

Pada sektor infrastruktur, proyek Giant Sea Wall, pembangunan tiga juta rumah, dan pengembangan jaringan kereta api nasional masuk dalam agenda prioritas. Pemerintah juga memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan 80 ribu Koperasi Merah Putih di berbagai daerah.

Advertisement

Selain delapan klaster utama tersebut, pemerintah juga menyiapkan dukungan di bidang keamanan, digitalisasi, dan tata kelola, termasuk pemberantasan judi online, penanganan narkoba, penguatan pusat data nasional, serta pemberantasan penyelundupan.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement