Ekonomi
Target Rampung Juli 2026, Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa infrastruktur pendidikan adalah kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia
FAKTUAL INDONESIA: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh. Proyek strategis ini bertujuan untuk memulihkan akses pendidikan pascabencana banjir bandang sekaligus memberdayakan anak-anak dari keluarga rentan di wilayah tersebut.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa infrastruktur pendidikan adalah kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia.
“Infrastruktur pendidikan yang aman dan berkualitas menjadi fondasi utama untuk mencetak generasi yang berdaya saing,” ujar Menteri Dody dalam keterangan resminya, Minggu (1/2/2026).
Senilai Rp1,53 Triliun
Baca Juga : Mensos Gus Ipul Utarakan Pendamping PKH adalah Kunci Ketepatan Sasaran Sekolah Rakyat dan Bansos
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh didanai oleh APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan total nilai kontrak mencapai Rp1,53 triliun. Proyek ini dibagi menjadi dua paket besar yang dikerjakan oleh konsorsium BUMN konstruksi terkemuka:
Paket 1: Dikerjakan oleh konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Paket 2: Dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Pemerintah menargetkan pembangunan dilakukan secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare. Berikut adalah rincian wilayah dan progres fisiknya per Januari 2026:
Baca Juga : Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Terobosan Pendidikan untuk Anak Miskin
- Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1
Wilayah: Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bireuen, dan Kota Lhokseumawe.
Progres: 2,81% (Per 30 Januari 2026).
Target Selesai: 25 Juli 2026.
Baca Juga : Presiden Prabowo Luncurkan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Mensos Gus Ipul: Kelihatan Sederhana tapi Mendasar
- Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2
Wilayah: Kabupaten Nagan Raya, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil.
Progres: 1,70%.
Target Selesai: 14 Agustus 2026.
Berbasis Mitigasi Bencana
Berbeda dengan bangunan sekolah biasa, Sekolah Rakyat dirancang sebagai fasilitas terintegrasi yang mampu menjadi simpul pemulihan sosial. Setiap lokasi akan dilengkapi dengan:
Baca Juga : Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Dimulai, Mensos Gus Ipul Ungkap Pemerintah Targetkan Menerima 30.000 Siswa Tahun 2026
Pendidikan & Teknologi: Ruang kelas digital, laboratorium keterampilan, dan pusat pembelajaran.
Akomodasi: Asrama lengkap untuk siswa dan guru.
Fasilitas Pendukung: Klinik kesehatan, dapur sehat, lapangan olahraga, dan perpustakaan.
Keamanan: Konstruksi bangunan menggunakan pendekatan mitigasi bencana untuk menjamin keamanan jangka panjang.
Secara nasional, program Sekolah Rakyat Tahap II menyasar 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota. Dengan kapasitas total lebih dari 112 ribu siswa (SD, SMP, dan SMA), fasilitas ini diharapkan siap beroperasi penuh pada tahun ajaran 2026/2027.
Program ini merupakan keberlanjutan dari kesuksesan 164 Sekolah Rakyat Rintisan Tahap I yang telah rampung pada tahun 2025 lalu. ***














