Home Ekonomi Menanti Data Inflasi Amerika Serikat: Dolar Naik Tipis, Emas Terdongkrak

Menanti Data Inflasi Amerika Serikat: Dolar Naik Tipis, Emas Terdongkrak

oleh Gungdewan
Mau beli dolar Amerika Serikat atau emas, simak perkembangan hari ini

Mau beli dolar Amerika Serikat atau emas, simak perkembangan hari ini

FAKTUALid – Saat investor menantikan data inflasi Amerika Serikat dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB), mata uang dolar AS mengaut dan emas merangkak naik, Kamis (10/6/2021) pagi WIB.

Laporan indeks harga konsumen AS dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan datang untuk membantu mengukur laju pemulihan ekonomi saat ini. Laporan inflasi AS dan pertemuan ECB akan berlangsung Kamis waktu setempat.

Dalam penantian itu, dolar sedikit menguat dan keluar dari posisi terendah sesi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya terakhir menguat tipis 0,03 persen pada 90,14, dengan euro juga hampir tidak berubah pada 1,2176 dolar AS.

Dolar naik 0,1 persen terhadap yen menjadi 109,62 yen, sementara sterling melemah 0,3 persen menjadi 1,4111 dolar AS.

Pound merosot karena Inggris dan Uni Eropa gagal menyepakati solusi untuk masalah perdagangan pasca-Brexit di provinsi Inggris di Irlandia Utara, dan bertukar ancaman dalam kebuntuan yang dapat diklaim pada KTT internasional G7.

Indeks Volatilitas Mata Uang Deutsche Bank mencapai level terendah sejak Februari 2020 pada Selasa (8/6/2021), dan tergelincir lebih jauh pada Rabu.

Di pasar kripto, Bitcoin pulih dari level terendah tiga minggu yang dicapai pada Selasa (8/6/2021) ketika tanda-tanda kehati-hatian investor institusional dan perhatian regulasi mendorong penjualan. Bitcoin terakhir naik 8,0 persen pada 36.114 dolar AS.

Emas Merangkak

Pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), emas bertahan dalam kisaran ketat dengan berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan.  Merayap naik dari kerugian sehari sebelumnya, ketika investor menantikan data inflasi Amerika Serikat yang dapat membentuk arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Seperti dilansir antaranews.com lebih lanjut, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 1,1 dolar AS atau 0,06 persen, menjadi ditutup pada 1.895,50 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (8/6/2021), emas berjangka jatuh 4,4 dolar AS atau 0,23 persen menjadi 1.894,40 dolar AS.

Emas berjangka bertambah 6,8 dolar AS atau 0,36 persen menjadi 1.898,80 dolar AS per ounce pada Senin (7/6/2021), setelah melonjak 18,7 dolar AS atau satu persen menjadi 1.892 dolar AS pada Jumat (4/6/2021), dan anjlok 36,6 dolar AS atau 1,92 persen menjadi 1.873,30 dolar AS pada Kamis (3/6/2021).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 27,1 sen atau 0,98 persen, menjadi ditutup pada 28,002 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 10,7 dolar AS atau 0,92 persen menjadi ditutup pada 1,151,8 dolar AS per ounce. ***

You may also like

Tinggalkan Komentar