Connect with us

Nasional

Kru Kapal Kandas di Garut Tidak Boleh Meninggalkan Kapal

Diterbitkan

pada

Kapal Edricko 3 yang kandas sejak 6 hari lalu di Cibalong, Garut, Jawa Barat. (Ist).

Kapal Edricko 3 yang kandas sejak 6 hari lalu di Cibalong, Garut, Jawa Barat. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Kru kapal kandas di perairan Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tidak boleh meninggalkan kapal sejauh kondisi kapal masih dalam posisi stabil.

Sesuai standar operasi prosedur (SOP), kru baru boleh meninggalkan kapal kalau kondisi kapal sudah miring.

Setidaknya ada 15 kru kapal Edricko 3 yang bertahan di kapan yang kandas sejak Selasa (8/3/2022) lalu. Berbagai cara sudah dilakukan untuk mengevakuasi kapal, namun hingga kini belum berhasil. Menurut rencana baru 20 Maret akan dilakukan evakuasi ulang.

Kapolsek Cibalong AKB Saef Balya mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi kapal. Namun belum ada perkembangan yang signifikan.

“Belum ada perkembangan, rencana tanggal 20 (Maret 2022) dievakuasi lagi,” kata Saef.

Advertisement

Ia menuturkan Kapal Edricko 3 dengan 15 kru itu terdampar dengan kondisi tetap stabil di kawasan Pantai Sancang.

Seluruh kru, kata dia, memilih bertahan di kapal sesuai dengan instruksi dari perusahaannya yang tidak boleh meninggalkan kapal kecuali kondisinya miring atau berbahaya.

“Sesuai SOP perusahaan, ABK tidak boleh meninggalkan kapal kecuali kapal sudah posisi miring dan sangat membahayakan,” katanya.
Saef menyampaikan jajarannya tetap siaga memantau kapal yang kandas termasuk memastikan kondisi keselamatan seluruh kru yang bertahan di kapal tersebut.

Ia menyampaikan seluruh kru di kapal dalam kondisi selamat, aman dan kebutuhan logistik juga sudah tersedia cukup untuk dua pekan ke depan.

“Logistik mereka sudah disiapkan untuk dua minggu,” katanya.

Advertisement

Sebelumnya kapal tanker yang membawa 15 kru kapal itu berlayar dari Sumatera Utara menuju Cilacap, Jawa Tengah, namun di perjalanan kapal salah jalur hingga akhirnya terdampar di Pantai Sancang.

Pihak perusahaan kapal telah berupaya mengevakuasi dengan menerjunkan kapal lain untuk menariknya ke tengah lautan, namun upaya itu tidak berhasil karena terkendala  banyaknya karang hingga proses evakuasi dihentikan sementara. ***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement