Connect with us

Hukum

Kunjungi Kampung Bahari, Kapolda Metro Irjen Fadil Imran Rangkul Warga ‘Perang’ Lawan Bandar Narkoba

Diterbitkan

pada

Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran segera membangun pos polisi (pospol) di Kampung Bahari atau dikenal sebagai Kampung Narkoba, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Kepolisian sudah mengidentifikasi bandar-bandar narkoba yang ada di kampung tersebut.

Kapolda Metro secara tegas menyatakan, dirinya siap berperang bersama para warga Kampung Bahari melawan narkoba. “Angkat kaki dari sini atau saya sikat bersama warga. Kami menyatakan perang bersama segenap perangkat di sini,” tegas Fadil di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (13/3/2022).

Menurut Fadil, pihaknya akan mendata warga Kampung Bahari yang selama ini mengkonsumsi narkoba guna direhabilitasi. Kepolisian lanjut Irjen Fadil menjalin kerja sama dan membagi tugas dengan para warga.

“Bagi penggunanya akan didata untuk direhabilitasi. Kita sudah bagi tugas, polisi kerja apa, masyarakat kerja apa,” ujar mantan Kapolda Jawa Timur itu.

Dijelaskan Fadil, selanjutnya Kampung Bahari akan dirubah menjadi kampung tangguh bebas narkoba. Setelah belakangan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara diidentikkan sebagai tempat peredaran gelap narkoba.

Advertisement

Ditambahkan Fadil, dirinya bertekad menjadikan Kampung Bahari seperti Kampung Bali di Tanah Abang, Jakarta Pusat yang kini sudah bersih dari narkoba. Ke depan tegas Fadil Imran, tidak ada lagi pengganti kampung-kampung itu sebagai peredaran gelap narkoba.

“Saya ingin supaya Kampung Bahar persis waktu saya ke Polsek Tanah Abang, Kampung Bali, Baturaja sekarang sudah bersih kan? Kemudian waktu saya di Jakarta Barat, Kampung Ambon, pelan-pelan sekarang volumenya sudah mulai mengecil,” tutur Fadil.

Pekan lalu Polda Metro Jaya dan jajaran menggelar operasi penggerebekan narkoba di Kampung Bahari yang melibatkan 700 personel gabungan. Hasil pengeledahan itu, polisi menemukan 350 gram sabu, 1.500 butir pil ekstasi, 150 bong dari botol air mineral dan narkotika sintesis.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti 80 buah senjata tajam, uang senilai Rp 35 juta dan 22 unit kendaraan roda dua yang tidak memiliki surat juga disita polisi. Sebanyak 26 orang tersangka diamankan terdiri atas 18 laki-laki dan 8 perempuan terkait narkoba. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement