Olahraga
Catatan Bridge: NO-OK-OK-YES-YES Konvensi Populer Djarum Precision
Oleh : Bert Toar Polii
FAKTUAL-INDONESIA: Djarum Precision ciptaan Michael Bambang Hartono sekarang telah menyebar kemana-mana karena pencetus ide beberapa konvensi yang digunakan Djarum Precision adalah Santje Panelewen. Ia yang melatih di beberapa tempat lain termasuk di tim nasional membawa ide ini untuk ditularkan kepada yang berminat.
Salah satu ide menarik yang saya suka adalah pembukaan 1C dan responder menjawab 1S untuk pegangan balanced 8+ HCP.
Dengan cara ini maka otomatis untuk pegangan opener yang balanced atau semi balanced akan selalu dimainkan dari pegangan yang kuat.
Ini terjadi karena setelah response 1S opener akan rebid 1NT dengan pegangan balanced atau semi balanced.
Setelah opener rebid 1NT maka responder akan menunjukan pegangannya termasuk range point.
Responder rebid :
2C menunjukan pegangan 8-10 atau 14 HCP
2D menunjukan pegangan 4/4 major atau 4/4 minor 11-13 HCP
2H menunjukan 4 kartu H plus 4 kartu minor 11-13 HCP
2S menunjukan 4 kartu S plus 4 kartu minor 11-13 HCP
2NT menunjukan 4333 11-13 HCP
Setelah 1C – 1S – 1NT – 2C opener akan relay 2D untuk menunjukan pegangan lanjutan.
Setelah 2D responder akan bid :
2H menunjukan 4 kartu H plus 4 kartu minor
2S menunjukan 4 kartu H plus 4 kartu minor
2NT menunjukan 4333
3C/D menunjukan 4/4 major doubleton C/D
3H/S menunjukan 4/4 minor doubleton H/S.
Dengan skema diatas maka opener dengan pegangan kuat lebih banyak peluangnya untuk menjadi declarer karena dengan transfer bid, opener akan set trump dan masih ditingkat bawah.
Karena pegangan responder 8-10 atau 14+ HCP maka ketika opener relay jawaban dari responder diatur tidak melewati 3NT.
Ini untuk memberikan kesempatan opener untuk sign off di 3NT apabila tidak menemukan fit.
Nah ketika opener sign off 3NT, responder akan menunjukan 14+ HCP melalui konvensi yang dinamakan “Grobogan” satu kabupaten kecil di Jawa Tengah yang melahirkan banyak pemain bridge.
Responder bid 4C menunjukan 14 HCP, 4D =15 HCP dan seterusnya.
Khusus untuk pegangan 5 kartu major 5332 maka opener tidak perlu relay setelah 2C tapi bid 2H/2S langsung.
Selanjutnya mari kita lihat konvensi No OK OK Yes Yes. Konvensi ini digunakan ketika opener rebid 2D/2H/2S. Ingat 2C tidak masuk dalam konvensi ini, nanti akan dibicarakan tersendiri.
Setelah 1C – 1S – 2D/2H/2S maka opener akan bid :
1 step doubleton suit opener (No)
2 step 3 kartu suit opener 8-10 atau 14+ HCP (OK)
3 step 3 kartu suit opener 11-13 HCP (OK)
4 step 4 kartu suit opener 8-10 atau 14+ HCP (YES)
5 step 4 kartu suit opener 11-13 HCP (YES)
Setelah jawaban NO maka opener akan bid suit kedua. Ingat dengan opener bid suit maka pegangannya harus one suiter 6+ kartu atau two suiter minimal 5-4.
Responder kemudian akan menjawab :
1 step 3 kartu suit opener 8-10 atau 14+ HCP (OK)
2 step 3 kartu suit opener 11-13 HCP (OK)
3 step 4 kartu suit opener 8-10 atau 14+ HCP (YES)
4 step 4 kartu suit opener 11-13 HCP (YES)
Ada pengecualian disini pada sekuense 1C – 1S – 2H – 2S – 2NT. Disini karena opener tidak mungkin 5332 maka disini berlaku prinsip echo. 2NT menunjukan pegangan 4 kartu S.
Selanjutnya kita kembali kepada kenapa konvensi ini tidak berlaku untuk opener bid 2C karena 2C disini bisa natural tapi bisa juga bukan. Misalnya dengan pegangan 4441 pendek warna apa saja tidak ada bid yang tepat. Rebid 1NT salah, bid suit tidak ada 5 kartu.
Untuk mengatasi problem digunakan 1C – 1S – 2C dimana responder hanya boleh menjawab 2 step. 2D menunjukan 8-10 atau 14+ HCP dan 2H untuk 11-13 HCP.
Opener akan rebid 2S sebagai artificial menunjukan 4441 dan nanti responder akan Tanya melalui 2NT dan responder bid pendeknya melalui 3C/D/H/S.
Bid yang lain menunjukan 2 suit Club plus suit yang dibid. Ingat lagi berlaku prinsip echo, opener rebid 2NT menunjukan dua suit Club dan spade.
Contoh :
S KQ108 S AJ76
H AKQ76 H 94
D AK2 D Q543
C 3 C A76
1C 1S
2H 2S
2NT 3S
3NT Waiting 4C Cuebid
4D Cue bid 4S
4NT RKCB 5H
6D Ask 3 round Control 7S Ok partner saya punya. ***
- Bert Toar Polii – pemain nasional bridge yang mendapat Satya Lencana olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkap pelatih, jurnalis dan di PB Gabsi sebagai Ketua Bidang Humas.














