Connect with us

Olahraga

JAPFA Chess Festival ke-16 2026: IM Shafira Devi Ciptakan Kejutan Kalahkan IM Jodi Setyaki Puncaki Kategori Open

Diterbitkan

pada

JAPFA Chess Festival ke-16 2026: IM Shafira Devi Ciptakan Kejutan Kalahkan IM Jodi Setyaki Puncaki Kategori Open

IM Shafira Devi Herfesa catat kejutan di babak kelima. (Foto: Bambang)

FAKTUAL-INDONESIA: Kejutan besar mewarnai persaingan Kategori Open JAPFA Chess Festival ke-16 2026. Pecatur muda berbakat, International Master (IM) Shafira Devi Herfesa, tampil luar biasa dengan menundukkan seniornya, IM Azarya Jodi Setyaki, pada Babak V yang berlangsung di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026). Kemenangan impresif ini mengantarkan Shafira bertengger seorang diri di puncak klasemen sementara dari lima babak mengumpulkan poin sempurna 5 MPV.

Di papan utama Kategori Open lainnya, duel sengit antara IM Abdul Hafiz Arif kontra IM Novita Anjas berakhir remis. Sementara itu di Kategori Senior Putri  WCM Theodore Paulina Walukow berhasil Hanun Nafisah. Hasil remis ini menjadikan Hanun berada di puncak klasemen.

Baca Juga : JAPFA Chess Festival 2026 : Dua Pecatur Indonesia menyerah Kalah di Babak Kedua “Duel Meet” Internasional

Duel Match Internasional

Dari arena Duel Match Internasional Babak Ketiga, dua wakil Indonesia harus puas meraih hasil imbang atas lawan-lawannya. IM Satria Duta Cahaya ditahan remis oleh IM Dau Khuong Duy (Vietnam), sedangkan WIM Laysa Latifah juga bermain remis saat menjamu WGM Xeniya Balabayeva asal Kazakhstan.

Hasil imbang ini membuat posisi Satria dan Laysa untuk sementara tertinggal 1,5–2,5 Match Points (MPV) dari lawan-lawannya.

Laysa, yang menyudahi perlawanan Xeniya di langkah ke-38, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya karena gagal memaksimalkan keuntungan memegang bidak putih. Padahal, ia sempat memimpin tipis di fase middle game.

Advertisement

Baca Juga : JAPFA Chess Festival ke-16/2026: Sebanyak 523 Pecatur dari 23 Pengprov Percasi Bersaing Raih Juara, Komitmen PT Japfa Bangun Karakter Generasi Muda Lewat Catur

“Lawan ini benar-benar pecatur yang sabar dan ulet. Saya baru pertama kali bertemu lawan sesabar dia,” ungkap Laysa usai pertandingan. “Di babak pertama saat pegang putih, secara kalkulasi saya sebenarnya sudah unggul. Tapi sekali lagi, dengan kesabaran yang luar biasa, dia mampu membalikkan keadaan.”

Sementara itu, duel antara Satria Duta dan Khuong Duy berlangsung singkat hanya dalam 15 langkah. Menggunakan pembukaan Sayap Menteri, kedua pecatur tampak enggan mengambil risiko besar sehingga hasil remis sudah terprediksi sejak awal. Kendati strategi ini bisa menghemat energi untuk babak-babak akhir, cukup disayangkan Satria yang memegang bidak putih tidak memaksimalkan peluang menyerang guna mengejar ketertinggalan poin.

Baca Juga : Japfa FIDE Rated 2026: Raih Juara Kategori Open, GM Susanto Megaranto Punya Modal Penting Turun di Kejuaraan Asia

Komitmen Berkelanjutan JAPFA

Kemeriahan dan kualitas kompetisi yang terus meningkat di ajang ini tak lepas dari dukungan penuh pihak sponsor. Vice President / Head of Internal Audit PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Iwan Ng, kembali menegaskan komitmen jangka panjang perusahaannya dalam membina serta memajukan olahraga catur di Tanah Air agar terus melahirkan pecatur berprestasi di kancah dunia.

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement