Connect with us

Nasional

Warga Khawatir, Erupsi Gunung Marapi Sumbar Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1Km dengan Dentuman Keras

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Warga Khawatir, Erupsi Gunung Marapi Sumbar Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1Km dengan Dentuman Keras

Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (4/1/2025) pagi, melontarkan abu vulkanik setinggi 1 km disertai dentuman keras.

FAKTUAL INDONESIA: Dentuman keras mewarnai erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) yang melontarkan abu vulkanik setinggi 1 km, Sabtu (4/1/2025) pagi.

Wali Nagari (Desa) Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam Firdaus mengatakan erupsi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran warga setempat, terutama yang bermukim di sekitar kawasan gunung api itu.

“Dentuman erupsinya cukup keras sehingga beberapa warga mengevakuasi diri ke lokasi yang lebih aman,” kata dia.

Ia mengatakan sejak erupsi Gunung Marapi pada 3 Desember 2023 membawa dampak cukup buruk bagi warga dan lingkungan, seperti lahan pertanian tidak produktif.

Baca Juga : Gunung Merapi Kembali Erupsi, Guguran Lava Capai Ketinggian 1.800 Meter

Selain itu, ancaman infeksi saluran pernapasan akut (ispa) terus mengintai warga sekitar.

Advertisement

“Data yang sudah kami laporkan ada sekitar 500 kepala keluarga yang terdampak erupsi, belum lagi lahan pertanian yang produksinya terganggu akibat bencana ini,” ujar dia.

Dalam pantauan media online seperti dilansir laman berita tvonenews.com, antaranews.com, merdeka.com, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Marapi erupsi pada Sabtu pagi, dengan tinggi kolom abu mencapai 1 kilometer.

“Terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 09.43 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar satu kilometer di atas puncak gunung,” kata Petugas Pengamatan Gunung Marapi Teguh di Padang, Sabtu.

Dalam laporan PVMBG kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,3 milimeter dengan durasi sementara sekitar satu menit 40 detik.

Baca Juga : Jelang Malam Tahun Baru 2025, Gunung Marapi Kembali Erupsi Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Marapi di status level II (waspada). PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya masyarakat, pendaki, atau pengunjung diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

Advertisement

Selain itu, mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang airnya berhulu di puncak Gunung Marapi, selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya banjir lahar hujan yang dapat terjadi, terutama saat musim hujan. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement