Olahraga
Disambut Antusias Upaya Mengangkat Kembali Peran dan Kejayaan Klub Bridge Pertamina

FAKTUAL INDONESIA: Posisi klub dalam pengembangan dan pembinaan prestasi olahraga sangat vital. Klub merupakan ujung tombak lahir dan berkembangnya prestasi pemain. Bahkan banyak negara mengelola klub secara profesional sebagai wadah kawah candradimuka pengembangan dan pembinaan prestasi.
Demikian juga halnya di cabang olahraga bridge lebih khusus lagi di Tanah Air. Kejayaan bridge Indonesia dalam mencetak beberapa prestasi membanggakan di tingkat dunia tidak terlepas dari peran klub. Salah satunya adalah Klub Bridge Pertamina.
Klub yang didukung perusahaan minyak pemerintah ini menjadi tempat bernaung dan penggodogan pemain-pemain andalan Indonesia. Karena itu banyak yang mengharapkan klub Pertamina kembali bangkit memperkuat pembinaan bridge nasional dengan berperan membina pemain-pemain yang diandalkan untuk mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah internasional.
Harapan yang semula terdengart sayup-sayup makin menguat dalam diskusi di Gedung Bridge Bulungan Center Jalan Kyai Maja No,1-3, Jakarta Selatan (Jaksel). Dalam bincang-bincang setelah Didi Andries yang pemilik klub Mampang Bridge Community (MBC), terpilih sebagai Ketua Pengkot Gabsi Jakarta Pusat (Jakpus) dibahas peran klub-klub yang langsung berada di bawah naungan Pengkot.
Diskusi akhirnya menyentuh pada harapan kembali bangkitnya Klub Bridge Pertamina baik dalam membina maupun menggelar turnamen. Kebetulan di sana ada Sekretaris Klub Bridge Pertamina (KBP) Nella Lahadimu dan pemain nasional yang pernah bernaung di KBP, Taufik Asbi.
Klub Percontohan
Mendengar harapan para pecinta bridge itu Nella Lahadimu optimistis KBP akan bangkit kembali. Apalagi Bapor Korpri Pertamina yang aktif membina olahraga pasti akan memberikan perhatian kepada bridge yang pernah berprestasi dunia melalui KBP. Untuk itu Nella dalam waktu dekat akan bertemu Bapor Korpri Pertamina untuk membicarakan hal itu sehingga Pertamina kembali memiliki klub bridge tangguh seperti misalnya PLN dan Telkom.
“Dengan dukungan dari pecinta bridge dan tawaran Bapor Korpri Pertamina itu saya optimis KBP bangkit kembali. Bahkan saya sudah menyusun program untuk menjadikan KBP sebagai klub percontohan dengan menyediakan kebutuhan dan asuransi pemain,” kata Nella.
Menurut Nella, juga akan berusaha untuk kembali menggelar turnamen Pertamina Piala Menpora. Turnamen yang dulu sukses digelar di Gedung Pertamina akan dibangkitkan kembali.
Selain itu juga sudah disusun program untuk memperkuat pembinaan junior sebagai persiapan regenerasi dengan melakukan penyaringan pemain-pemain berbakat. Selanjutnya ditangani oleh pelatih yang bagus.
Taufik Asbi menyambut antusias tentang kabar dan rencana akan diaktifkannya kembali Klub Bridge Pertamina. Menurut Taufik ini membangkitkan kembali antusiasme dan kenangan lama. Kenangan ketika dia dan kawan-kawan mengalami masa kejayaan KBP, sebagai klub terbaik dan juga andalan Indonesia.
“Kami tidak hanya merajai berbagi turnamen di dalam negeri tetapi juga mampu menaklukkan lawan-lawan tangguh di kancah internasional. Menjadi juara di manca negara. Di tengah tandusnya prestasi bridge Indonesia harapan besar pun muncul. Semoga dengan aktifnya kembali KBP, kejayaan bridge Indonesia dapat kita lagi, sekaligus mendorong perkembangan bridge nasional menjadi semakin hidup dan semarak,” katanya. ***














