Ekonomi
Dukung UKM Go Internasional, Kemendag Siapkan 3 Program Ini

Kemendag Siapkan 3 Program Dukung UKM Go Internasional (Foto: Humas Kemendag)
FAKTUAL-INDONESIA: Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan terus mendukung sepenuhnya usaha kecil, dan menengah (UKM) terus berkembang. Untuk mewujudkannya, Kemendag menyiapkan “jalan tol” yakni dengan menyiapkan tiga program yang mendukung para pelaku UKM mampu berlaga di kancah internasional.
“UKM merupakan usaha padat karya, banyak orang yang terlibat. Kalau ingin menjadi negara maju, UKM harus didukung,” kata Menteri Perdangangan (Mendag) Zulkifli Hasan, melalui siaran pers yang diterima pada Jumat (30/9/2022).
Mendag mengatakan sektor UKM mampu menyerap banyak tenaga kerja secara masif di dalam negeri sehingga dapat berkembang menjadi go internasional.
Baca juga: MenkopUKM Ajak Warga Beli Produk UMKM untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
“Semakin berkembang terutama dapat go internasional,” kata Mendag Zulkifli Hasan
Melihat potensi itu, tentunya dukungan terhadap sektor itu harus dapat dilakukan secara optimal oleh pemerintah dalam beberapa waktu mendatang. Agar, dampaknya dapat berpengaruh dalam kemajuan bangsa.
Adapun tiga progam agar UKM go internasional adalah perjanjian dagang dengan dengan negara mitra dagang non tradisional. Mengingat, dalam beberapa waktu lalu, dirinya telah menjalin sejumlah kesepakatan kerja sama dengan negara-negara lain.
Kesepakatan itu, menandakan terbukanya peluang pasar produk dalam negeri dapat beredar luas di negara lain. Diantaranya, Uni Emirat Arab (UEA), Timur Tengah, Asia Tengah, Afrika, serta Eropa Timur.
“UKM kita bisa menyerbu pasar internasional, salah satunya dengan membuka pasar baru potensial,” kata Mendag.
Baca juga: MenKopUKM Teten Masduki Ingin Bali Menjadi Pintu Produk UMKM Go Global
Kedua, pihaknya juga mengajak para pelaku UKM berpartisipasi dalam penyelenggaraan pameran internasional. Seperti yang akan digelar Jakarta Muslim Fashion Week dan Indonesian Trade Expo ke-37 pada Oktober 2022 mendatang.
Melalui ajang itu, peluang pelaku UKM dalam negeri bertemu dengan para pembeli dari seluruh dunia terbuka lebar. Jadi, produk-produk yang dihasilkan dapat dipromosikan secara luas melalui kedua ajang skala internasional tersebut.
“Pada pameran ini buyer dari seluruh dunia akan hadir dan Kementerian Perdagangan menyediakan stan khusus untuk UKM,” imbuh Zulhas.
Terakhir, pihaknya juga mempersiapkan program pembinaan pelaku UKM. Tujuannya, para pelaku UKM dapat menguasai teknik-teknik promosi di ruang digital ketika menggunakan aplikasi perdagangan.
Dengan meningkatnya kemampuan mengelola ruang digital dari pelaku UKM itu, maka dapat berpeluang membuat promosi produk menjadi semakin luas. Melintasi batas wilayah hingga batas negara menggunakan teknologi.
“Ini semua bisa dipelajari melalui pelatihan pemasaran digital,” pungkasnya.***














