Lifestyle
Kulit Sawo Matang Eksotis, Begini Cara Perempuan ‘Jadul’ Indonesia Merawat Diri

Salah satu cara perempuan ‘jadul’ Indonesia merawat diri adalah mengonsumsi ramuan jamu tradisional. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Rata-rata kulit perempuan Indonesia adalah sawo matang. Banyak orang luar merasa iri karena kulit sawo matang dianggap eksotis. Bahkan pada zaman dulu, perempuan Indonesia sangat pandai merawat kecantikan kulitnya dengan ramuan tradisional.
Nah, kalau kamu tertarik dan ingin mencoba seperti apa perempuan Indonesia merawat kecantikan kulitnya, kamu bisa mengikuti langkah berikut ini :
Mengutip BrightSide, berikut ini cara perempuan ‘jadul’ Indonesia merawat diri yang bikin membuatnya awet muda :
Daftar isi
1. Rutin Mengonsumsi Jamu
Cara perempuan ‘jadul’ Indonesia merawat diri yang pertama yaitu mengonsumsi jamu secara rutin. Zaman sekarang, banyak sekali perempuan Indonesia tidak suka jamu. Padahal jamu adalah ramuan tradisional yang harus dilestarikan.
Baca juga: Pemerintah Provinsi Jateng Canangkan Gerakan Minum Jamu, OHT dan Fitofarmaka Di RSBK Solo
Jika kamu mencintai kekayaan budaya Tanah Air, sebaiknya kamu mencoba jamu. Dengan mencintai jamu, kamu turut melestarikan kebudayaan nasional. Jamu memiliki banyak manfaat kesehatan dan kecantikan.
Tidak heran jika perempuan Indonesia zaman dulu memiliki kulit yang kencang, wajah bebas jerawat, dan terlihat awet muda karena mereka rutin mengonsumsi jamu setiap hari. Di antaranya jamu beras kencur, kunyit asem dan sebagainya sangat baik dikonsumsi.
2. Lulur Tradisional
Saat ini, sudah tersedia banyak lulur instan yang bisa langsung digunakan. Tapi, tidak ada salahnya untuk meluangkan sedikit waktu membuat lulur tradisional dan menikmati waktu sendiri dengan suasana tradisional.
Perempuan Indonesia zaman dulu menggunakan lulur tradisional untuk membersihkan dan melembutkan kulit. Lulur tradisional juga biasanya dipakai sebagai ritual awal pernikahan.
3. Menggunakan Boreh untuk Menghilangkan Kerutan
Cara perempuan ‘jadul’ Indonesia merawat diri berikutnya yaitu menggunakan boreh. Boreh merupakan ramuan khas Bali yang terbuat dari ragam rempah, seperti minyak kelapa, mineral lempung, kunyit, jahe, dan tanaman kumis kucing.
Selain menghilangkan kerutan, boreh juga baik untuk meredakan nyeri otot dan merangsang sirkulasi darah karena sifatnya yang menghangatkan. Selain itu, boreh juga mampu membersihkan pori-pori dan membersihkan racun dalam tubuh.
Baca juga: Tetap Segar dan Seperti ABG, Ini Rahasia Kecantikan Wulan Guritno
4. Gunakan Masker Perut
Selain menerapkan boreh, cara perempuan ‘jadul’ Indonesia merawat diri lainnya adalah menggunakan masker perut.
Masker ini sering digunakan oleh perempuan Indonesia zaman dulu setelah melahirkan. Masker yang terbuat dari beras giling dan kencur ini memiliki manfaat untuk meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi stretch mark.
Saat ini, stretch mark tidak hanya muncul karena efek dari kehamilan. Salah satu faktor lain yang memicu munculnya stretch mark adalah obesitas. Kamu bisa menggunakan masker ini untuk bantu kurangi stretch mark di tubuh.
5. Menggunakan Bedak Dingin
Bedak dingin merupakan skincare populer di zaman dulu, biasanya digunakan oleh kaum bangsawan. Bahan utama bedak dingin adalah tepung beras, yang mengandung vitamin B dan tiamin. Dua kandungan ini akan menjaga dan melindungi wajah dari sengatan sinar matahari.
6. Konsumsi Air Kelapa Setiap Hari
Perempuan Indonesia zaman dulu suka mengonsumsi air kelapa setiap hari karena mengandung vitamin, mineral, dan bebas lemak, sehingga baik untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan menghidrasi kulit.
Saat ini pun kamu bisa menemukan air kelapa asli dengan mudah tanpa harus repot memotong kulit kelapanya. Mudah kan hanya minum air kelapa tapi bisa menjaga kulit kamu.
Itulah beragam cara perempuan ‘jadul’ Indonesia merawat diri. Mudah bukan? Coba yuk!***














