Connect with us

Politik

Sudah Final, Pernyataan Presiden Terkait Penundaan Pemilu Tak Perlu Diutak-atik Lagi

Avatar

Diterbitkan

pada

Faldo Maldini. (ist).

Faldo Maldini. (ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Perdebatan soal wacana penundaan Pemilu 2024 harusnya sudah diakhiri, menyusul pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa Pemilu 2024 tetap akan digelar sesuai jadwal.

Oleh karenanya, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo terkait usul penundaan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 tidak perlu diutak-atik lagi.

Statement Presiden sudah diucapkan, berarti sudah dapat dipahami, tidak usah utak-atik,” kata Faldo di Jakarta, Senin (7/3/2024).
Dia juga mengatakan pernyataan Presiden itu tidak perlu diterjemahkan dengan berbagai versi.

“Presiden sudah jelas bersikap. Jangan sampai ada yang bikin imajinasi, kaget sama imajinasinya, terus marah sama imajinasinya sendiri, kan aneh,” katanya.

Pernyataan Presiden Jokowi terkait penundaan Pemilu Serentak 2024 tersebut, lanjutnya, harus dilihat di kerangka kenegaraan, sesuai dengan Pasal 22 E Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara RI 1945 tentang pemilihan umum yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

Advertisement

“Saya kira kita berada dalam sebuah konstruksi kenegaraan. Jadi, ini harus dilihat dalam kerangka kenegaraan. Jangan maunya Presiden, inginnya begini dan begitu dari elit-elit,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan semua pihak, termasuk dirinya, harus tunduk, taat, dan patuh pada konstitusi.

Artinya, siapa pun boleh saja mengusulkan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, tapi pada pelaksanaannya semua pihak harus tunduk dan taat pada konstitusi. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca