Politik
Usai Shalat Ashar Berjamaah, Massa Aksi 411 Sampaikan 3 Tuntutan dan Desak Jokowi Mundur

Saat ribuan massa melakukan unjuk rasa bertajuk Aksi 411 untuk menyampaikan berbagai tuntutan ke pemerintah, para petugas melakukan barikade
FAKTUAL-INDONESIA: Usai melaksanakan Salat Ashar di lokasi unjuk rasa bertajuk Aksi 411, massa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) melanjutkan penyampaian pendapat sambil membentangkan spanduk bertulisan protes kepada pemerintah.
Peserta aksi dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Patung Kuda Wiwaha, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2022), terus meneriakkan tiga tuntutan dan mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur.
Demonstrasi 411 itu digelar oleh massa GNPR sekitar pukul 13.35 WIB usai massa datang dari Masjid Istiqlal.
Unjuk rasa ini diawali dengan lantunan ayat Al Quran dan doa Rathib Al-Hadad oleh peserta aksi serta menyanyikan berbagai lagu nasional.
Dalam penyampaian pendapatnya, massa aksi 411 tersebut membawa tiga tuntutan yang disampaikan, di antaranya menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), menurunkan harga bahan-bahan pokok, serta mendesak penegakkan keadilan hukum.
Selain itu, massa aksi juga mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mundur dari jabatannya. Massa juga sempat menyinggung kasus Sambo yang mencoreng citra baik kepolisian.
“Jokowi mundur, Jokowi mundur, Jokowi mundur,” sorak salah satu orator yang diikuti massa aksi.
Massa juga menegaskan, aksinya tersebut tidak sekedar membela agama, melainkan juga membela bangsa dan negara, yang dituliskan dalam spanduk yang terpampang diatas mobil komando.
“Kami Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang mendeklarasikan diri sebagai Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) membela bangsa dan negara,” ujar orator di atas mobil komando.
Selain itu, massa aksi juga menegaskan ingin menyampaikan aspirasinya di depan Istana Negara bukan di Patung Kuda.
“Kita sudah kasih Surat Pemberitahuan bahwa kita akan aksi di depan Istana. Kita aksinya di depan Istana,” kata salah satu orator.
Peserta aksi 411 yang kompak memakai pakaian serba putih ini berteriak mengatakan ‘Jokowi mundur’ dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia. Long march “mundur, mundur, mundur Jokowi, mundur Jokowi sekarang juga” terus dikumandangkan peserta aksi dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Patung Kuda Wiwaha, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2022).
Komandan Aksi 411 terdengar meminta seluruh pihak bersatu guna mendukung Jokowi mundur dari jabatannya. Mulai dari mahasiswa, polisi, TNI, pengacara, hingga ibu rumah tangga diminta untuk bersatu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) yang juga merupakan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) menggelar Aksi Bela Rakyat Jilid 4 atau Akbar 411.
Barikade Dari Beton
Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel untuk mengawal jalannya aksi oleh sejumlah elemen massa aksi 411 yang digelar di Jakarta pada Jumat.
“Kami turunkan personel pengamanan 3.790 personel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam keterangannya, Jumat.
Petugas memasang barikade dari beton dan kawat berduri di sekitar Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Barat di sisi barat dan selatan guna mengantisipasi pergerakan massa agar tidak bisa menembus Istana Merdeka.
Massa berjumlah ribuan pada aksi Reuni 411 pada Jumat ini pun melakukan aksi di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Barikade tersebut terdiri atas tiga lapis beton yang dihiasi kawat berduri tepat di bagian sela-sela beton separator. Beton tersebut setinggi kurang lebih 150 meter.
Di sisi lain, pembatas juga dipasang di tiap sudut pelataran kawasan unjuk rasa. Bahkan, kendaraan taktis juga diparkir rapi di persimpangan kiri jalan.
Petugas polisi juga berjaga di beberapa sudut lokasi unjuk rasa. Ada yang mengatur lalu lintas, ada pula yang bersiaga memantau pergerakan aksi massa.
Massa mulai berkumpul di kawasan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB setelah berjalan kaki dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, usai Shalat Jumat. Dari atas mobil komando, orator aksi mengajak massa untuk berdoa sebelum memulai aksi. ***














