Home Olahraga Pukul KO Nordine, Nonito Donaire Sambar Juara Kelas Bantam WBC

Pukul KO Nordine, Nonito Donaire Sambar Juara Kelas Bantam WBC

oleh Joko Ham
Nonito Donaire vs Nordine Oubaali. (Ist)

Nonito Donaire vs Nordine Oubaali. (Ist)

FaktualID-Sejarah besar terjadi di kelas Bantam. Pelakunya: Nonito Donaire usai memukul KO tiga kali beruntun sang lawan yakni Nordine Oubaali di ronde ke-4.

Nonito Donaire mengkandaskan sang musuh asal Prancis itu tanpa ampun. Nonito, bahkan tiga kali setelah memukul KO Nordine Oubaali .

Nonito sebelum menang KO pada 1:52 ronde empat untuk memenangkan gelar Kelas Bantam WBC.

Dalam laga utama Showtime di Dignity Health Sports Park di Carson, California, Donaire terlalu perkasa bagi Oubaali. Donaire, juara empat divisi dan Hall of Famer memecahkan rekornya sendiri.

Ini pertarungan pertama bagi kedua petinju sejak naik ring pada November 2019 di Saitama, Jepang. Oubaali mempertahankan sabuknya untuk kedua kalinya dalam kemenangan 12 ronde atas Takuma Inoue, yang kakak laki-lakinya Naoya Inoue berjalan melewati neraka untuk mengungguli Donaire di final turnamen kelas bantam World Boxing Super Series.

Dari sana datang seruan WBC untuk memerintahkan pertarungan perebutan gelar, tetapi mengalami dua penundaan terkait Covid-19 sebelum memasukkan kedua petinju yang dinyatakan positif mengidap penyakit menular sebelum akhirnya bertemu di atas ring pada hari Sabtu malam lalu.

Oubaali membanggakan pengalaman amatir, termasuk dua Olimpiade untuk negara asalnya, Prancis. Namun, ia baru memasuki pertarungan pro ke-18, sedangkan Donaire berada dalam pertarungan perebutan gelar untuk ke-20 kalinya.’’Itu banyak pertarungan gelar,” seru Donaire pada konferensi pers pasca-pertarungan setelah kemenangan bersejarah.

Donaire merasakan sejarah dalam perjalanannya merobohkan Oubaali di ronde empat. ’’Saya tahu pada akhir ronde ketiga bahwa dia terluka,” kata Donaire pada BoxingScene.com.

’’Saya mengetahuinya karena tangan saya sakit karenanya. Tetapi saya melihat bahwa dia ada di sana untuk disingkirkan dan saya melakukannya. Saya memberi tahu tim saya sebelum pertarungan bahwa dia tidak akan bertahan lebih dari ronde keenam. Itu semua tentang masuk dengan naluri pembunuh itu. ” (F-5)

Tinggalkan Komentar