Nasional
Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar Diduga Berasal dari Panel Listrik di Tower C

Apartemen Mediterania Tanjung Duren Jakarta Barat alami kebakaran. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Kebakaran terjadi di Apartemen Mediterania 1 yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis pagi (30/4/2026). Insiden tersebut diduga bermula dari ruang panel listrik di Tower C.
Humas Apartemen Mediterania 1, Erlan Kallo, menjelaskan bahwa api pertama kali muncul dari panel listrik sehingga memicu sistem keamanan gedung. Alarm kebakaran langsung berbunyi dan pihak pengelola segera melakukan penanganan awal.
Menurut Erlan, laporan kepada petugas pemadam kebakaran dilakukan sekitar pukul 07.31 WIB. Beruntung, lokasi pos pemadam yang berada tidak jauh dari apartemen memungkinkan respons cepat. Petugas tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Baca Juga : Gedung D Kemendagri Jakarta Selatan Kebakaran, 75 Personel Gulkarmat Dikerahkan
Api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat. Namun, asap tebal yang dihasilkan dari kebakaran menjadi tantangan utama. Asap menyebar ke sejumlah unit hunian sehingga penghuni harus segera dievakuasi demi menghindari dampak kesehatan.
“Fokus kami saat ini adalah keselamatan penghuni, sehingga evakuasi dilakukan bersama petugas pemadam,” ujar Erlan di lokasi kejadian.
Hingga siang hari, api telah berhasil dikendalikan, meskipun sisa asap masih terlihat di sekitar Tower C. Penyebab pasti terbakarnya panel listrik tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait.
Sementara itu, Komandan Pleton (Danton) Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, Joko Susilo, menyatakan bahwa status penanganan telah memasuki tahap lokalisir. Artinya, api sudah tidak menyebar dan berada dalam kendali petugas.
Baca Juga : Kebakaran Hebat Kembali Melanda Daerah Kumuh Gangnam Korea Selatan, 25 Orang Dievakuasi
Untuk menangani kebakaran ini, sebanyak 22 unit mobil pemadam dikerahkan dengan total sekitar 110 personel. Upaya pendinginan dan pengamanan area masih terus dilakukan guna memastikan tidak ada titik api tersisa.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban dalam insiden tersebut. Petugas masih melakukan pendataan serta memastikan seluruh penghuni dalam kondisi aman.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dan kesiapsiagaan dalam bangunan hunian vertikal, terutama terkait instalasi listrik yang berpotensi memicu kebakaran jika tidak terkelola dengan baik.***














