Connect with us

Olahraga

Bulutangkis Piala Presiden 2022: Dari Hadiah 1 M Lebih dan Ukiran Sejarah Olahraga Tepok Bulu

Avatar

Diterbitkan

pada

Agung Firman Sampurna (jas) bersama Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta (baju putih  nomor empat dari kiri) berfoto bersama pemain. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Sejarah ingin kembali diukir PP PBSI di bawah era kepemimpinan Agung Firman Sampurna, menggelar sebuah kejuaraan bulutangkis paling bergengsi di Tanah Air memperebutkan Piala Presiden RI tahun 2022.

Kejuaraan bulutangkis Piala Presiden yang baru kali pertama diselenggarakan sejak organisasi PBSI berdiri di Bandung tahun 1951 ini bakal berlangsung di GOR Nanggala, Cijantung, Jakarta Timur, 1-6 Agustus 2022. Ajang ini memperebutkan total hadiah satu miliar rupiah lebih.

“Ini merupakan sebuah sejarah baru di Indonesia, di mana digelar sebuah kejuaraan bulutangkis dengan memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia. Upaya PP PBSI yang memperjuangkan adanya kejuaraan Piala Presiden, akhirnya bisa terwujud,” tutur Agung dalam konferensi pers, di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (25/7/2022) sore.

Dalam konferensi pers ini, selain Agung, hadir pula, Julius Aslan, Direktur PT Adaro Energy Indonesia, Tbk., Lok Budianto dari PwC dan Hariyanto Arbi dari Flypower serta tiga pebulutangkis andalan Merah-Putih Anthony Ginting, Apriyani Rahayu, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Wujudkan Visi Misi Kepengurusan

Advertisement

Dalam visi-misi kepengurusan PBSI masa bakti 2020-2024, Agung memang berambisi ingin menggelar kejuaraan bulutangkis dengan memperebutkan Piala Presiden. Lewat perjuangan dan didukung banyak pihak, kejuaraan pun bisa terselenggara.

“Bulutangkis dengan prestasi yang membanggakan, malah belum pernah sekalipun menggelar Piala Presiden. Di kepengurusan saya, kita ingin menggelar Piala Presiden secara rutin. Dan alhamdulillah kita diberikan kesempatan mulai tahun ini,” jelas Agung.

Ditambahkannya, proses menggelar Piala Presiden ini cukup kompleks. “Namun, berkat dibantu Bapak Maruarar Sirait sebagai Ketua Steering Committee, sehingga semuanya bisa berjalan lancar,” ujar Agung.
Disampaikan oleh Agung, ajang yang baru pertama kali diselenggarakan ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit terbaik masa depan bulutangkis Indonesia. Langkah ini sebagai estafet regenerasi untuk menjaga prestasi dan supremasi bulutangkis Indonesia di pentas dunia. Selain itu, ajang ini sekaligus untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kejuaraan ini, para pemain akan berlaga dengan membela provinsinya masing- masing. Daerah dengan jumlah raihan medali emas terbanyak, akan berhak atas trofi bergilir Piala Presiden.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kami haturkan kepada Bapak Presiden Jokowi. Juga kepada PT Adaro Energy Indonesia, Tbk., sebagai sponsor tunggal Piala Presiden 2022. Juga kepada semua pihak yang sudah mendukung terlaksananya kejuaraan ini,” sebut Agung, mantan Ketua BPK RI.

Advertisement

Demi suksesnya kejuaraan, panitia juga telah menggelar sayembara design Piala Presiden yang diikuti peserta dengan 130 karya. Akhirnya terpilih karya seniman asal Garut bernama Mohammad Mufti Al Rajab. Pembuatan piala pun dilakukan oleh karya anak bangsa di Bandung.

Menurut Wakil Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden, Edi Sukarno, berdasarkan pendaftaran yang sudah ditutup tanggal 19 Juli lalu, total jumlah peserta adalah 620 atlet yang berasal dari 30 provinsi seluruh Indonesia. Provinsi yang tidak mengirimkan atletnya adalah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Disampaikan pula bahwa kejuaraan Piala Presiden 2022 total mempertandingkan 11 nomor. Yaitu, tunggal putra-putri kelompok umur anak-anak (U-13), tunggal dan ganda putra-putri kelompok pemula (U-15), serta tunggal dan ganda putra-putri, dan ganda campuran kelompok remaja (U-17).

“GOR Nanggala akan kami sulap menjadi arena pertandingan bulutangkis dengan total enam lapangan. Kami juga akan membuka tenant-tenant UMKM di pelataran parkir GOR Nanggala sebagai bentuk dukungan ekonomi kerakyatan,” sebut Armand.

Terkait protokol kesehatan, menurut Armand, panitia mewajibkan bagi siapa pun yang masuk ke area pertandingan untuk memindai PeduliLindungi. “Kami juga mewajibkan vaksin booster atau minimal vaksin kedua (untuk usia tertentu) kepada semua pihak yang terlibat di Piala Presiden 2022, termasuk media. Sementara bagi masyarakat yang akan menonton langsung bisa datang ke arena secara gratis,” papar Armand. ****

Advertisement

Lanjutkan Membaca