Connect with us

Olahraga

Australia Open 2022: Bungkam Kyrgios, Medvedev Perpanjang Rekor Kemenangan di Melbourne

Diterbitkan

pada

Finalis tahun lalu Daniil Medvedev perpanjang rekor kemenangan di Melbourne. (Foto: ATPtour.com)

FAKTUAL-INDONESIA: Finalis tahun lalu Daniil Medvedev (Rusia) mencatatkan kemenangan mengatasi favorit tuan rumah Nick Kyrgios, Kamis (20/1/2022), di Rod Laver Arena yang riuh untuk mencapai putaran ketiga Australia Open 2022 di Melbourne.

Unggulan kedua kalah dari Aussie yang dinamis dalam dua pertemuan terakhir mereka, tetapi ia membalikkan keadaan dengan penampilan yang sangat kuat untuk menang dengan skor 7-6(1), 6-4, 4-6 dan 6-2 setelah bertanding dua jam dan 58 menit di Melbourne Park.

“Saya datang untuk memenangkan pertandingan ini dan saya senang saya berhasil melakukannya,” kata Medvedev dalam wawancara di lapangan. “Itu adalah pertandingan yang lucu karena kami berdua melakukan servis besar. Di set kedua dan keempat saya berhasil sedikit lebih baik di saat-saat penting. Saya hanya ingin memainkan yang terbaik, melakukan pukulan yang bagus dan mudah-mudahan itu cukup untuk melakukan sesuatu yang besar,” sambungnya.

Kyrgios yang bersemangat memukul dengan berbagai kecepatan saat ia berusaha mengganggu ritme Medvedev dari baseline. Namun, seperti yang sering terjadi, petenis Rusia itu memiliki jawaban melawan sang entertainer, melepaskan 68 pukulan winner saat ia melakukan groundstroke datar yang konsisten dengan kedalaman yang luar biasa.

“Melawan Nick, ini adalah pertarungan yang sulit,” kata Medvedev. “Saya tahu dia bisa melakukan servis besar, dan itu sudah sangat sulit. Saya merasa seperti saya kembali dengan sangat baik hari ini, namun untuk mematahkannya, itu sangat sulit. Tapi pertandingan semacam ini, putaran pertama, kedua, ketiga slam, itu adalah tantangan besar di mana jika Anda berhasil, Anda [berkata], oke, jika saya bisa terus bermain seperti ini, saya bisa melangkah jauh,”imbuhnya.

Advertisement

Dengan kemenangannya, Medvedev, yang meraih kemenangan dua set langsung di babak pertama, memperpanjang rekor kuatnya di lapangan keras baru-baru ini. Petenis berusia 25 tahun itu menang 13-1 di Australia Terbuka dan AS Terbuka pada 2021, memenangkan gelar Grand Slam perdananya di New York.

Peraih gelar tingkat tur 13 kali mencapai final di Melbourne musim lalu (kalah dari Djokovic). Ia ingin mengulang sukses musim lalu, tapi harus melawan Botic van de Zandschulp, setelah petenis Belanda itu maju menyusul kemenangan dari Richard Gasquet dengan skor 4-6, 6-4, 4-0 Ret. ****

Lanjutkan Membaca
Advertisement