Connect with us

Olahraga

Euro 2024: Gol Indah Arda Guler Antar Turki Tekuk Georgia dan Pecahkan Rekor Cristiano Ronaldo

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Remaja Arda Guler mencetak gol pada debutnya di Kejuaraan sepakbola Piala Eropa (Euro) 2024 saat Turki menghancurkan hati Georgia dengan kemenangan mendebarkan Grup F di Dortmund, Jerman, Rabu (19/6/2024)

Remaja Arda Guler mencetak gol pada debutnya di Kejuaraan sepakbola Piala Eropa (Euro) 2024 saat Turki menghancurkan hati Georgia dengan kemenangan mendebarkan Grup F di Dortmund, Jerman, Rabu (19/6/2024)

FAKTUAL INDONESIA: Penyerang muda  Arda Guler mencetak gol indah untuk mengantar Turki menang 3-1 atas Georgia sekaligus memecahkan rekor Cristiano Ronaldo pada laga Grup F kejuaraan sepakbola Piala Eropa (Euro) 2024 di Signal Iduna Park, Dortmund,  Rabu (19/6/2024) dinihari WIB.

Pada menit ke-65,  Guler yang penyerang Real Madrid menjadi remaja ketiga yang mencetak gol pada debutnya di Euro dengan tendangan melengkung yang indah ke sudut atas dari jarak 25 yard.

Pada usia 19 tahun 114 hari, ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol pada debutnya di Piala Eropa, melampaui rekor Cristiano Ronaldo sebelumnya yaitu 19 tahun 128 hari yang dibuat saat melawan Yunani pada tahun 2004.

Gol indah dan bersejarah Guler membuat Turki memimpin 2-1 di babak kedua. Turki memperbesar keunggulan sekaligus memastikan kemenangan melalui pemain pengganti Kerem Akturkoglu yang berhasil menerobos pertahanan Georgia dan menceploskan bola ke gawang yang kosong menit 90+7 setelah kiper Mamardashvili maju ke depan menyambut tendangan sudut.

Pada babak pertama pertandingan yang berlangsung menarik, bek kanan Mert Muldur memberi Turki keunggulan menit ke-25 melalui tendangan voli ke sudut atas, membuat kiper Georgia Giorgi Mamardashvili tidak mampu menjangkau.

Advertisement

Namun tujuh menit kemudian, Georges Mikautadze mencetak gol pertama Georgia di turnamen besar setelah dengan piawai mengarahkan umpan silang Giorgi Kochorashvili ke sudut dekat.

Georgia, yang juga bermain di Euro untuk pertama kalinya, bertarung dengan gagah berani dan hampir menyamakan kedudukan.

Setelah menunjukkan kegigihan dan keterampilannya, tim asuhan Willy Sagnol nyaris mencetak gol ketika Kochorashvili menyia-nyiakan peluang di menit-menit akhir, setelah sebelumnya membentur mistar gawang.

Dan di akhir pertandingan yang menegangkan, sepakan mereka membentur tiang dan upaya Budu Zivzivadze diblok oleh sundulan Samet Akaydin pada menit kelima waktu tambahan.

Tembok kuning Dortmund yang terkenal menjadi tembok merah ketika para penggemar Turki merayakannya dengan liar setelah tim mereka – pada ulang tahun manajer Vincenzo Montella yang ke-50 – meraih tiga poin yang berharga.

Advertisement

Kemenangan ini membuat tim berjuluk The Cresent-Star memuncaki klasemen sementara Grup F dengan tiga poin. Posisi grup masih bisa berubah karena pertandingan Grup F lainnya antara Portugal melawan Republik Ceko baru akan dimulai Rabu dini hari pukul 02.00 WIB.

Turki akan berusaha meraih dua kemenangan berturut-turut pada hari Sabtu ketika mereka menghadapi Portugal, sementara Georgia bermain melawan Republik Ceko.

Kekalahan sangat berat bagi Georgia, yang menciptakan sejarah tercipta setelah pasukan Sagnol mengalahkan Yunani dalam adu penalti di final play-off pada bulan Maret.

Bos Perancis itu menegaskan timnya akan “memberikan segalanya” di turnamen besar pertama mereka – dan itulah yang mereka lakukan sejak menit pertama.

Mereka akan mengambil banyak hal positif dalam pertandingan berikutnya, meski meninggalkan Dortmund tanpa poin.

Advertisement

Penampilan Mempesona

Setelah menjadi pemain Turki pertama yang memenangkan Liga Champions pada bulan Juni ketika Real Madrid mengalahkan Borussia Dortmund , Guler tentu saja memenuhi hype yang mengikutinya hingga Euro 2024.

Dia menunjukkan sekilas bakat yang menjulukinya sebagai “Messi Turki” di paruh pertama, tetapi di babak kedua dia mencuri perhatian.

Dengan gaya Messi yang sebenarnya, Guler mengambil bola di sisi kanan lapangan dan memotong dengan kaki kirinya sebelum melepaskan tendangan tak terbendung ke pojok atas – membuat penonton terkagum-kagum di tengah hujan lebat di Dortmund.

Penampilannya yang mempesona menunjukkan mengapa Real memberi Guler kontrak enam tahun dan menolak tawaran pinjaman musim panas lalu ketika mereka merekrut pemain muda tersebut dari Fenerbahce.

Advertisement

Gol tersebut juga memberi Turki keunggulan dalam persaingan ketat dan dia sekarang akan berusaha untuk tetap menjadi kekuatan pendorong bagi tim yang mencapai semifinal Euro 2008. ***

Susunan Pemain

Turki (4-2-3-1): Mert Gunok; Mert Muldur (Zeki Celik 85), Samet Akaydin, Abdulkerim Bardakci, Ferdi Kadioglu; Kaan Ayhan (Merih Demiral 79), Hakan Calhanoglu; Arda Guler (Yusuf Yazici 79), Orkun Kokcu, Kenan Yildiz (Kerem Akturkoglu 85); Baris Yilmaz

Georgia (3-5-2): Giorgi Mamardashvili; Saba Kverkvelia (Budu Zivzivadze 85), Guram Kashia, Lasha Dvali; Otar Kakabadze, Giorgi Kochorashvili, Anzor Mekvabishvili (Sandro Altunashvili 89), Giorgi Chakvetadze (Zuriko Davitashvili 74), Georgiy Tsitaishvili (Luka Lochoshvili 74); Georges Mikautadze, Khvicha Kvaratskhelia

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement