Connect with us

Nusantara

Waduh! 66 ODGJ di Griya PMI Solo Terpapar Covid-19

Avatar

Diterbitkan

pada

 

Tes swab yang dilakukan petugas kepada ODGJ penghuni Griya PMI Solo. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA:  Sebanyak 66 Orang Demgan Gangguan Jiwa (ODGJ) penghuni Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Jawa Tengah, terpapar virus Covid-19. Selain penghuni, juga ada sembilan staf dan 29 siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tempat tersebut yang posotif Covid-19.

Dari total jumlah penghuni Griya PMI sebanyak 113 orang diketahui 66 diantaranya positif Covid-19 dari hasil swab yang dilakukan sebelumnya.

“Untuk PKL dari 49 ,yang kena 29 terus staf yang kena sembilan dari 18 staf,” jelas Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto, Jumat (4/3/2022).

Saat ini puluhan penghuni Griya PMI yang positif Covid-19 tersebut menjalani isolasi mandiri di tempat tersebut. Mereka yangnehatif ditempatkan di tenda yang didirikan di lokasi Griya PMI.

Advertisement

“Tidak dibawa ke isolasi terpusat (isoter), kalau dibawa ke sana siapa yang mengawasi. Kalau manti mereka marah-marah terus lari kan malah geger,” katanya.

Mereka yang menjalani isoman di Griya PMI tersebut tetap mendapatkan penamganan layaknya pasien Covid-19 lainnya. Sebagian besar mereka adalah orang tanpa gejala (OTG) dan hanya sebagian kecil yang bergejala ringan seperti pilek.

Lebih lanjut Sumartono mengatakan ratusan penghuni,staf dan PKL di Griya PMI tersebut diketahui positif Covid-19 setelah PMI melakukan tes swab kepada semua penghuni.

“Karena yang di PMI kita ketati setelah tahun lalu kan staf PMI ada yang kena 34 dan meninggal dua orang. Jadi tahun ini kita lebih ketat lagi. Kemarin dari hasil rapat, Griya PMI juga di swab sekalian, ternyata banyak yang pilek itu positif semua. Padahal mereka tidak merasa apa-apa, cuma pilek saja,” paparnya.

Pihaknya mengaku tidak menyangka jika penghuni di Griya PMI banyak yang terpapar virus Covid-19. Pasalnya tahun lalu saat viris Covid-19 varian Delta,semua penghuni Griya PMI tidak ada yang terpapar.

Advertisement

“Tahun lalu aman, karena kan biasanya orang stres itu bawaannya happy jadi antibodinya juga tinggi. Tapi kok ini gak seperti itu, malah banyak yang kena,” katanya.

Untuk mengantisipasi paparan lebih luas, saat ini Griya PMI ditutup sementara untuk tamu dan donatur yang akan datang. Selain itu mereka juga tidak menerima siswa PKL dulu sampai semuanya sehat kembali.

“Tapi kalau ada pasien baru yang akan masuk tetap dilayani. Setelah nanti di tes swab negatif langsung dicampurkan ke yang negatif,” pungkasnya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement