Nusantara
Pelaku Pembacokan Tuban, Menyerahkan Diri

Kapolres Tuban, AKBP Darman saat jumpa pers.
FAKTUAL-INDONESIA: Wasman (56), pelaku pembacokkan yang menewaskan tetangganya di Desa Tengger Wetan, Kecamatan Kerek, Tuban, pada Jum’at (10/9/2021) kemarin, akhirnya menyerahkan diri. Kepada polisi, tersangka nekat menghabisi korban Kasmu (55) karena kesal sering diejek sebagai kuli (buruh) yang miskin.
Menurut Kapolres Tuban, AKBP Darman, sebelumnya, tersangka sudah mengingatkan korban untuk tidak selalu mengejeknya, tapi justru dijawab dengan kata-kata kasar. “Tersangka akhirnya emosi. Dia kemudian membacok korban menggunakan senjata tajam yang sudah dibawa,” ujarnya, Sabtu (11/9/2021).
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Hargoretno, Kecamatan Kerek, digegerkan oleh aksi pembacokkan yang menewaskan Kasmu. Korban roboh bersimbah darah di bawah pos kamling yang ada di pinggir jalan, karena luka bacok serius yang dialaminya.
Saat kejadian, sebetulnya banyak saksi yang melihat pelaku melakukan pembacokkan secara membabi buta terhadap korban. Tapi warga ketakutan dan tak ada yang berani melerai.
Kepada polisi, pelaku mengaku kesal karena korban terkesan selalu ingin merendahkan harga dirinya di depan banyak orang. Bahkan sebelum peristiwa pembacokan itu, keduanya sempat berada di warung kopi yang sama. Dan seperti yang sudah-sudah, korban disebut kembali mengolok-olok dirinya, di depan banyak orang.
Tak kuat menahan emosi, tersangka langsung meraih parang yang dia bawa dan langsung menebas leher korban. Korban sempat menghindar tapi langsung dikejar dan dibacok lagi.
Usai melihat korban bersimbah darah, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek Kerek. Menurut tersangka, pembunuhan itu tidak pernah dia rencanakan apalagi terhadap tetangga yang sudah menjadi temannya sendiri tersebut. Kini ditahan di Polres Tuban untuk proses hukum lebih lanjut.
Oleh polisi, tersangka akan dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman kurungan paling lama 7 tahun penjara.***














