Connect with us

Nasional

Sharp Perkuat Komitmen Sosial Lewat Program “Sharp Bersedekah 2026”

Diterbitkan

pada

PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio saat menyerahkan bantuan kepada anak-anak panti asuhan. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : PT Sharp Electronics Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan melalui program tahunan Sharp Bersedekah 2026 – #KebaikanBerantai. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan nilai ESG (Environmental, Social, Governance) dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Memasuki tahun ke-56 kehadirannya di Indonesia, Sharp tidak hanya menekankan inovasi teknologi, tetapi juga kontribusi sosial yang berkelanjutan. Program Sharp Bersedekah sendiri telah dijalankan secara konsisten sejak 2009 setiap bulan Ramadan dan pada tahun ini menghadirkan pendekatan baru dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Melalui kampanye digital di media sosial Instagram dan TikTok, Sharp mengajak masyarakat untuk merekomendasikan panti asuhan di sekitar mereka yang membutuhkan bantuan. Dari proses kurasi dan verifikasi, sebanyak sepuluh panti asuhan akan dipilih untuk menerima dukungan dari perusahaan.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Sharp juga menggelar program edukatif dan rekreatif bagi 100 anak panti asuhan di The Habitat Park. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak belajar tentang pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati melalui berbagai aktivitas seperti tur kebun binatang, mini scavenger hunt, diskusi ringan mengenai pelestarian satwa, hingga kegiatan kreatif terkait pengelolaan limbah organik.

National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo, mengatakan program Sharp Bersedekah merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Advertisement

Menurutnya, selama lebih dari lima dekade beroperasi di Indonesia, Sharp percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kontribusi sosial kepada masyarakat.

“Sharp Bersedekah bukan sekadar kegiatan filantropi, tetapi refleksi komitmen kami terhadap keberlanjutan. Kami ingin memastikan kehadiran Sharp memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Andry.

Ia menambahkan, keterlibatan publik dalam merekomendasikan panti asuhan juga memperkuat aspek tata kelola yang inklusif dan transparan dalam pelaksanaan program tersebut.

Dari sisi komunikasi perusahaan, PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio, menjelaskan bahwa kampanye #KebaikanBerantai dirancang untuk menghubungkan teknologi, empati, dan partisipasi masyarakat.

Menurutnya, media sosial tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata.

Advertisement

Dalam program ini, sepuluh panti asuhan terpilih akan menerima paket bahan pokok serta satu unit mesin cuci Sharp Puremagic Series ES-T79SJ berkapasitas 7 kilogram. Mesin cuci dua tabung tersebut dilengkapi fitur Hijab Mode yang dirancang khusus untuk mencuci pakaian berbahan lembut seperti kerudung dan busana muslim agar tetap terjaga kualitas seratnya.

Perangkat tersebut juga dilengkapi teknologi Silvermagic Protection dengan lapisan ion perak (Ag+) pada pulsator yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di dalam tabung. Selain itu, fitur Soak Magic memungkinkan proses perendaman otomatis untuk membantu melunakkan kotoran membandel tanpa perlu dicuci secara manual.

Sharp menilai donasi mesin cuci ini dapat membantu pengelola panti asuhan dalam menjaga kebersihan pakaian anak-anak secara lebih efisien dan higienis.

Selain kegiatan tersebut, selama bulan Ramadan Sharp Indonesia juga menghadirkan program layanan cuci AC gratis untuk masjid di wilayah Jabodetabek dan Pulau Jawa. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang lebih bersih dan nyaman bagi para jamaah.

Pengurus masjid dapat mendaftarkan diri melalui pemindaian kode QR pada materi promosi Sharp. Tim layanan servis perusahaan akan mengunjungi lokasi dalam waktu satu hingga dua hari setelah pendaftaran diterima.

Advertisement

Program layanan ini berlaku selama bulan Ramadan dengan batas akhir pendaftaran pada 13 Maret 2026.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement