Nasional
Penumpang Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Melonjak 100%, Tarif Melonjak Dikeluhkan

Pemudik bersiap menaiki bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (26/4/2022). Antaranews.com
FAKTUAL-INDONESIA: Penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur mengalami lonjakan hingga 100 persen yakni dari 500 penumpang saat normal kini menjadi 1.000 orang per hari menjelang Lebaran 1443 Hijriah.
“Sejak 23 April sudah ada kenaikan penumpang, dari tanggal 23, 24, 25 kenaikan berkisar sampai dengan 100 persen,” kata Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni di Jakarta, Selasa (26/4/2022).
Yulza menambahkan keberangkatan penumpang bus AKAP pada pagi dan siang hari didominasi tujuan Sumatera. Sedangkan keberangkatan pada sore hari mayoritas tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Kalau pun nanti ada kenaikan itu puncak arus mudik H-3, H-4 (Idul Fitri),” ujar Yulza.
Yulza mengatakan jumlah keberangkatan penumpang tersebut masih terbilang kecil dibandingkan sebelum kondisi pandemi yang rata-rata mencapai 2.000 penumpang per hari di luar momen Ramadhan.
Sementara itu, Yulza mengatakan pihaknya belum berencana mengerahkan bus cadangan untuk melayani pemudik pada momen Lebaran tahun ini.
“Nanti kita lihat situasi lapangan seperti apa. Apakah (keberangkatan penumpang) masih terlayani atau apakah terjadi penumpukan nanti kita sediakan opsi lain,” tutur Yulza dilansir antaranews.com.
Harga Tiket Naik
Sementara itu sejumlah calon penumpang arus mudik mengeluhkan kenaikan harga tiket bus AKAP hingga 100 persen di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Salah satu pemudik tujuan Lampung, Selvia di Jakarta, Selasa, mengatakan, dirinya harus merogoh kocek hingga Rp350 ribu untuk dapat pulang ke kampung halamannya tersebut.
“Tiket bus ada kenaikan. Biasanya tidak sampai Rp300 ribu, sekarang sudah Rp350 ribu,” kata Selvia.
Selvia menambahkan bahwa dirinya sengaja memilih mudik lebih awal agar dapat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
“Saya mudik sekarang biar lebih lama di kampung. Saya berangkat mudik sendiri,” ujar Selvia.
Calon pemudik lain di Terminal Kampung Rambutan, Suharti, juga mengeluhkan kenaikan harga tiket bus AKAP jelang Lebaran tahun ini.
Suharti yang berencana mudik ke Purworejo itu mengatakan dirinya membeli tiket dengan harga Rp350 ribu.
“Ada kenaikan harga yang tadinya Rp150 ribu jadi Rp350 ribu. Agak keberatan, naiknya kok langsung Rp200 ribu,” kata Suharti.
Meski ada kenaikan harga, Suharti tetap membeli tiket untuk dapat pulang kampung dan merayakan Lebaran tahun ini bersama keluarga.
“Soalnya baru bisa pulang kampung lagi tahun ini,” ujar Suharti.
Sementara itu, Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni mengatakan, harga tiket bus AKAP tujuan berbagai kota di Jawa dan Sumatera telah mengalami kenaikan secara bertahap saat awal Ramadhan bahkan sebelum arus mudik terjadi.
“Untuk kenaikan tiket bertahap dari masing-masing PO. Semakin mendekati harinya semakin naik,” kata Yulza Ramadhoni. ***














