Connect with us

Nasional

Hujan Deras, Gunung Semeru Erupsi Dua Kali dan Hadirkan Getaran Banjir Lahar

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Hujan Deras, Gunung Semeru Erupsi Dua Kali dan Hadirkan Getaran Banjir Lahar

Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur (Jatim), Senin (9/6/2025) erupsi dua kali dan sebelumnya tercatat getaran banjir lahar akibat hujan deras di puncak

FAKTUAL INDONESIA: Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur (Jatim), Senin (9/6/2025), erupsi dua kali setelah sehari sebelumnya akibat hujan deras di puncak menghadirkan getaran banjir lahar.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Ghufron Alwi dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Senin mengemukakan, gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu sudah mengalami dua kali erupsi pada Senin dini hari yakni pukul 01.05 WIB dan pukul 03.29 WIB.

Baca Juga : Gunung Semeru Kembali Erupsi, Luncurkan Kolom Abu Hingga 900 Meter

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pukul 01.05 WIB. Visual letusan tidak teramati, namun erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 116 detik,” katanya.

Dari pantauan media online seperti dilaporkan laman berita antaranews.com, Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 03.29 WIB dan visual letusan tidak teramati, namun erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 104 detik.

Sementara itu getaran banjir lahar hujan Gunung Semeru tercatat hingga 4 jam pada Minggu (8/6) malam, karena hujan deras mengguyur kawasan puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Advertisement

“Berdasarkan pengamatan tercatat dua kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 12-30 mm dengan lama gempa 1.920 hingga 14.400 detik,” kata Ghufron.

Pada periode pengamatan kegempaan selama 24 jam pada Minggu (8/6) tercatat Gunung Semeru mengalami 38 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm dan lama gempa 67-160 detik, empat kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-8 mm dan lama gempa 33-43 detik.

Baca Juga : Rabu Pagi Gunung Semeru Erupsi 4 Kali dengan Abu Letusan Tertinggi 800 Meter

“Aktivitas Gunung Semeru juga mengalami tiga kali harmonik dengan amplitudo 5-20 mm dan lama gempa 95-117 detik, serta tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 15-28 mm, S-P 13-53 detik dan lama gempa 33-136 detik,” katanya.

Ia mengatakan pengamatan secara visual Gunung Semeru tertutup kabut 0-II hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah selatan, barat dan barat laut

Gunung Semeru masih berstatus waspada atau Level II, sehingga masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement