Connect with us

Wisata

DPRD Jateng Dorong Pemprov Intervensi Pengembangan Kampung Wisata

Diterbitkan

pada

 

Salah satu Kampung Wisata di Gunungpati, Kota Semarang. (Foto: FAKTUALid/Ki Pujo Pandunung)

 

FAKTUAL-INDONESIA: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, didorong melakukan intervensi dalam pengembangan Kampung Wisata di kota-kota besar di Jateng dengan kebijakan anggaran.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah, Agung Budi Margono, saat
menggelar serap aspirasi di Kampung Jawi, Desa Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, akhir pekan kemarin.

Menurut Agung, ia telah bertemu dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Semarang dan berdiskusi panjang terkait bagaimana cara memperjuangkan alokasi dana Desa Wisata yang dimiliki Pemprov Jateng yang selama ini hanya untuk Kabupaten.

Advertisement

Agung mengaku, pihaknya sangat berharap akan ada intervensi dari Pemprov Jateng dalam upaya pengembangan Kampung Wisata yang ada di Kota tadi.

“Saya merasa Pemprov harus mengintervensi Kampung Wisata di kota-kota metropolitan di Jateng, tidak hanya Semarang, tapi juga di Solo, Pekalongan, Tegal, Magelang dan salatiga. Karena itu juga kota-kota yang kita dorong untuk mendapatkan atensi kebijakan anggaran dari Pemprov Jateng,” terang politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Dengan adanya intervensi dari Pemprov, Agung mengatakan Desa atau Kampung Wisata di kota metropolitan di Jateng pasti bakal lebih tumbuh dan berkembang.

“Tadi dalam dialog banyak hal yang bisa dilakukan oleh Pemprov untuk Kampung Wisata. Seperti adanya event-event wisata, yang penting ada komunikasi dari Pemprov dengan masyarakat dan fungsi DPRD adalah menjembatani aspirasi masyarakat terkait kebajikan yang selama ini dilakukan Pemprov Jateng,” paparnya.

Di Kota Semarang sendiri, saat ini terdapat lebih dari 50 Kampung atau Kelompok Wisata yang membutuhkan perhatian Pemerintah.

Advertisement

“Kalau itu dikelola optimal, Kota Semarang bisa menjadi salah satu destinasi yang dituju kaum wisatawan baik lokal maupun mancanegara dengan menghadirkan budaya-budaya lokal yang bisa membangun kesejahteraan warga Kota Semarang,” pungkasnya.

Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jateng Sinoeng Nugroho Rachmadi, Ketua Ekonomi Kreatif (KEK) Jateng Adin Hysteria, Ketua Forum Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Semarang dan perwakilan Pokdarwis Kota Semarang.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement