Connect with us

Kesehatan

Berapa Lama ASI Bisa Tahan Disimpan Dikulkas?

Avatar

Diterbitkan

pada

berapa lama ASI bisa tahan disimpan dikulkas

Berapa lama ASI bisa tahan disimpan dikulkas? (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. Menyusui secara eksklusif mempunyai beberapa kelebihan. Karena sampai dengan usia 6 bulan, ASI cukup mengandung zat makanan yang diperlukan untuk bayi secara kualitatif dan kuantitatif.

Namun, ada sebagian ibu yang bekerja atau beraktivitas di luar rumah sehingga sulit untuk menyusui bayi secara langsung. Untuk itu, memerah ASI menjadi pilihan agar asupan gizi anak tetap terpenuhi. Supaya awet, ASI umumya akan disimpan di lemari pendingin.

Kendati demikia, banyak para ibu yang bertanya-tanya menganai berapa lama ASI bisa tahan disimpan dikulkas?

Setelah ASI dipompa dengan tangan atau menggunakan alat pompa khusus, simpan hasil perahan tersebut pada wadah khusus ASI. Wadah ini bisa terbuat dari plastik (pastikan berlabel BPA-free) maupun botol kaca. Selanjutnya, simpan ASI di lemari pembeku dalam kulkas dua pintu.

Baca juga: 8 Manfaat Labu Kuning untuk Bayi, MPASI Pendukung Pertumbuhan

Terkait pertanyaan berapa lama ASI bisa tahan disimpan dikulkas, konselor laktasi Bamed dr. Teresia Susilo mengatakan air susu ibu mampu bertahan selama 3-6 bulan. Bahkan jika ASI disimpan di freezer dengan suhu minus 20 derajat, bisa bertahan hingga 12 bulan atau 1 tahun.

Advertisement

Apabila disimpan di bagian chiller, ASI hanay bertahan selama 5-7 hari. Perlu digaris bawahi, ASI yang disimpan tentu akan berkurangz at gizi, vitamin dan antibodinya seiring berjalannya waktu.

“Jika ingin memberikan ASI dari lemari pembeku kepada anak, cairkan secara bertahap dengan menaruhnya dulu dari freezer ke chiller, kemudian diletakkan di suhu ruang baru direndam di air dengan suhu 40 derajat,” kata Teresia, melansir Antara, Senin (1/8/2022).

Ciri-ciri ASI basi

Setelah disimpan mengikuti saran diatas, tentu para orangtua kerap khawatir tentang ASI, apakah basi atau tidak. Jika masih was-was, berikut ciri-ciri ASI basi yang mudah dikenali:

  • Goyangkan ASI, jika masih terlihat gumpalan setelah digoyangkan, kemungkinan ASI  telah basi. Pasalnya, penggumpalan tersebut mengindikasikan bahwa ASI tidak lagi berkualitas baik.
  • Buka wadah penyimpanan ASI dan cium bau ASI perah yang telah dicairkan tersebut. ASI yang basi akan berbau asam mirip dengan susu sapi yang telah kadaluarsa.
  • ASI perah dibilang basi bila mengeluarkan rasa asam, seperti susu sapi yang telah basi pada umumnya.

Demikian pembahasan tentang berapa lama ASI bisa tahan disimpan dikulkas dan ciri-ciri ASI basi. Selain itu, pastikan penyimpanan ASI perah dilakukan dengan benar. Semoga bermanfaat.***

Baca juga: 9 Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui yang Baik Dikonsumsi

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement