Connect with us

Kesehatan

Bendung Covid-19 Varian Delta, Thailand Percepat Jarak Vaksinasi

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Kasus varian baru Corona terus bertambah di Indonesia. Terakhir, dilaporkan terdapat sekitar 140 kasus varian baru yang telah diidentifikasi.

Bukan di Tanah Air saja yang mengalaminya. Di kawasan Asia Tenggara, kondisi Thailand sudah mengkhawatirkan.

Kasus Covid-19 varian Delta yang cepat meningkat di Thailand, membuat Kementerian Kesehatan negeri Gajah Putih ini memutuskan akan mempercepat jarak pemberian dosis pertama dan kedua untuk vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca dari 10-12 pekan menjadi delapan pekan.

Sekretaris Permanen Kementerian Kesehatan Thailand, Kiatiphum Wongjarit, mengatakan bahwa pihaknya mengambil keputusan ini untuk membendung peningkatan kasus tersebut.

Wongjarit menuturkan, daerah-daerah di mana varian Delta ditemukan dapat “menyesuaikan waktu untuk dosis keduanya.”

Advertisement

Saat ini, Thailand memang sedang mengalami peningkatan infeksi virus corona varian Delta. Laporan dari Thailand, seperti dikutip dari CNN, sudah 660 kasus Covid-19 varian Delta yang tersebar di lebih dari 20 provinsi.

Sementara itu, Thailand juga mengalami kekurangan pasokan vaksin Covid-19. Saat ini, baru 2,2 juta dari 66 juta warga Thailand yang sudah rampung mengikuti vaksinasi.

Kondisi ini mengkhawatirkan karena Thailand masih mengalami lonjakan infeksi Covid-19 lebih dari 1.000 kasus per hari. Pada Selasa (22/6/2021) saja, Thailand melaporkan 4.059 kasus dalam sehari.

Di tengah peningkatan ini, kini hanya tersisa 20 tempat tidur untuk pasien dengan kondisi kritis di ibu kota Thailand, Bangkok.

Secara keseluruhan, Thailand sudah melaporkan 225.365 kasus Covid-19 dengan angka kematian 1.653 sejak pandemi melanda tahun lalu.

Advertisement

Lebih dari 85 persen infeksi dan 95 persen kematian itu terjadi hanya dalam waktu beberapa bulan belakangan sejak April.***

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement