Internasional
Terpukul Omicron dan Cuaca, Saham Perusahaan Penerbangan Jatuh

Seorang penumpang duduk dengan barang bawaan di Bandara Internasional John F. Kennedy selama penyebaran varian virus corona Omicron di Queens, New York City, AS, 26 Desember 2021.
FAKTUAL-INDONESIA: Serangan Omicron memukul saham penerbangan. Saham maskapai penerbangan Amerika Serikat dan perusahaan terkait perjalanan lainnya jatuh pada Senin karena meningkatnya kasus Omicron dan masalah terkait cuaca memaksa pembatalan ratusan penerbangan lagi, membuat para pelancong terdampar di seluruh negeri selama liburan.
Lebih dari 800 penerbangan dibatalkan di dalam, ke, atau di luar Amerika Serikat pada hari Senin, data dari situs web pelacakan penerbangan FlightAware.com menunjukkan.
Itu di atas lebih dari 3.000 pembatalan penerbangan selama liburan akhir pekan Natal, biasanya waktu puncak untuk perjalanan bagi orang Amerika.
Menurut laporan Reuters, saham American Airlines Group Inc (AAL.O), United Airlines Holdings Inc, Delta Air Lines Inc (DAL.N) dan Southwest Airlines Co (LUV.N) turun antara 0,2% dan 0,8%.
Sebagian besar saham maskapai penerbangan telah reli tahun ini di tengah harapan ledakan perjalanan karena para pelancong mulai mengunjungi teman dan keluarga setelah berurusan dengan pembatasan terkait pandemi tahun lalu.
Namun, kekurangan staf di maskapai penerbangan, gangguan terkait cuaca, dan sekarang varian Omicron yang menyebar cepat telah sering mengganggu penerbangan tahun ini.
Cuaca buruk di beberapa daerah juga menambah kesengsaraan para pelancong.
Southwest Airlines mengatakan telah membatalkan sekitar 50 dari 3.600 penerbangan yang dijadwalkan Senin karena masalah cuaca.
Delta dan United tidak menanggapi permintaan komentar Reuters, sementara American Airlines menunjuk pada pernyataannya pada hari Sabtu yang mengatakan maskapai harus membatalkan penerbangan karena “panggilan sakit terkait COVID”.
Secara terpisah, pemerintah Shanghai mengatakan pada hari Senin bahwa regulator penerbangan negara itu akan menangguhkan dua penerbangan China Eastern Airlines Corp Ltd (600115.SS) dari New York ke Shanghai mulai 3 Januari karena meningkatnya kasus COVID-19.
Saham perjalanan lainnya juga berada di bawah tekanan karena Omicron memicu kekhawatiran pembatasan yang lebih ketat.
Saham Norwegian Cruise Line Holdings (NCLH.N), Royal Caribbean Cruises Ltd (RCL.N) dan Carnival Corp (CCL.N) turun antara 1,1% dan 2,3%.
Carnival Corp (CCL.N) mengatakan telah mengisolasi sejumlah kecil penumpang di atas kapal pesiar Carnival Freedom karena hasil tes positif COVID-19. Semua penumpang dari perjalanan pelayaran itu turun pada hari Minggu, dan kapal itu berangkat pada Senin sore pada perjalanan yang direncanakan berikutnya, tambahnya.
Perusahaan perjalanan Airbnb Inc (ABNB.O), Expedia Group Inc (EXPE.O) dan Tripadvisor Inc (TRIP.O) turun antara 0,4% dan 1%.
Operator hotel Marriott International Inc (MAR.O) dan Hilton Worldwide Holdings Inc (HLT.N) turun sedikit. ***














