Hukum
Hingga Kini, HP Asli Brigadir J Masih Belum Ditemukan

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan HP Asli Brigadir J Masih Belum Ditemukan. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Hingga saat ini, Tim khusus (Timsus) Polri masih belum menemukan ponsel asli milik Brigadir J pasca-peristiwa pembunuhan berencana yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatam, Jumat (8/7) lalu.
“Ya betul, sesuai yang sudah disampaikan Kabareskrim dan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (23/8/2022).
Sebelumnya penyidik sudah menyita dua telepon genggan di Laboratorium Forensik (Labfor). Namun, Komnas HAM mengatakan, terang Dedi, itu bukanlah HP milik Brigadir J. Pasalnya, tidak ditemukan data percakapan di kedua ponsel tersebut.
“Karena dari hasil Labfor HP tersebut tidak ditemukan record komunikasi,” ujarnya, sebagaimana dikutip Gatra, Rabu (24/8/2022).
Baca juga: Kupas Tuntas soal Kasus Penembakan Brigadir J, Rapat Komisi III dengan Kapolri Terbuka, Lihat Anggota DPR Bertanya
Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini Tim khusus (timsus) Polri kini tengah mencari keberadaan ponsel asli milik Brigadir J tersebut.
“Ya (masih dicari) oleh tim sidik,” jelasnya.
Keberadaan telepon genggam Brigadir J ini dianggap merupakan bukti vital yang akan menunjukkan terangn latar belakang terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut.
Hingga saat ini, polisi masih belum mengungkap motif pembunuhan Brigadir J yang di lakukan oleh Irjen Ferdy Sambo yang merupakan atasan dari Brigadir J.
Baca juga: Ayah Brigadir J Gantikan Anaknya Wisuda, Lagu “Anakku Na Burju” Membuat Tangis Tak Terbendung
Sebelumnya, Komnas HAM menelusuri handphone milik Brigadir J dan Bharada E yang masih hilang.
“Iya betul (masih ada yang belum ketemu-red). Bukan hanya dia misalnya HP-nya Richard yang pertama juga belum. Yang saya katakan kemarin ada hp kemudian tanggal 10 diganti semua, tapi sekarang kita belum temukan HP yang sebelum tanggal 10 itu,” kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kepada wartawan, Selasa (23/8/2022).***














