Connect with us

Hiburan

Dorce Gamalama Berpulang, Tinggalkan Pesan yang Mengundang Polemik

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Kabar duka tentang berpulangnya artis Dorce Gamalama itu ditulis salah seorang anak angkatnya, Siti fatimah Tuzzahrah

Kabar duka tentang berpulangnya artis Dorce Gamalama itu ditulis salah seorang anak angkatnya, Siti fatimah Tuzzahrah

FAKTUAL-INDONESIA: “Innalilahi wainnailahi rojiun telah meninggal dunia mama kami tercinta Ibu Dorce Gamalama Al-Fatihah, minta doanya untuk mama.”

Kabar duka tentang berpulangnya artis Dorce Gamalama itu ditulis salah seorang anak angkatnya, Siti fatimah Tuzzahrah, dalam IG stories.

Selain Siti, Dorce juga memiliki dua anak angkat lainnya, Rizky Sutrisno Kidjo dan Siti Khadijah. Ketiga anak angkat tersebut kini sudah menikah.

“Iya sekarang masih di RSPP Simprug,” ujar Hetty Soendjaya, kerabat Dorce saat dihubungi wartawan melalui telepon, membenarkan tentang kabar duka itu.

Sebelum berpulang, Dorce meninggalkan pesan yang mengundang polemik.

Advertisement

Dorce Gamalama menyampaikan wasiat agar diperlakukan sebagai perempuan ketika dia meninggal dunia.

Melalui perbincangan di akun Youtube Denny Sumargo, Dorce mengaku dirinya sudah berkelamin perempuan.

Berdasarkan penelusuran BBC News Indonesia melalui Direktori Putusan Mahkamah Agung, identitas gender Dorce juga telah diakui secara sah oleh pengadilan.

Pengadilan Negeri Surabaya mengabulkan permohonan pergantian jenis kelamin Dedi Yuliardi Ashadi menjadi Dorce Ashadi atau yang lebih dikenal sebagai Dorce Gamalama.

Pandangan berbeda datang dari Rektor Institut Studi Islam Fahmina — lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada kajian gender dan hak asasi manusia–, Dr KH Marzuki Wahid. Dia mengatakan bahwa keputusan pengadilan terkait identitas gender seseorang bisa menjadi acuan yang sahih untuk menentukan hukum Islam yang berlaku pada mereka.

Advertisement

Sementara itu, salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Taufik Damas, berpendapat bahwa keputusan Dorce itu adalah keputusan pribadinya yang tidak perlu diganggu gugat karena “akan dipertanggung jawabkan olehnya sendiri di hadapan Tuhan.

“Apalagi ada rujukan medisnya dan ada ketetapan hukum dari pengadilan, dia lebih berhak menentukan cara dirinya diperlakukan ketika meninggal dunia, wajar sekali dia berwasiat seperti itu,” kata Taufik kepada BBC News Indonesia.

Nama Gunung

Dorce Gamalama lahir di Solok, Sumatera Barat, 21 Juli 1963. Dorce Gamalama merupakan anak dari pasangan Achmad dan Dalifah. Namun Dorce dirawat neneknya, yaitu Siti Darama. Pada usia dua tahun Dorce pindah bersama neneknya ke Jakarta.

Saat masih duduk di bangku SSD, karier musiknya dimulai. Kala itu ia menyanyi bersama kelompok Bambang Brothers. Kemudian, saat SMP ia semakin tidak tertarik pada pelajaran sekolah. Dorce saat itu lebih memusatkan perhatian pada karier menyanyi.

Advertisement

Dalam perjalanan kariernya, Dorce sempat beberapa kali berganti nama panggung. Ia pernah menggunakan nama Dorce Ashadi, Dorce Urang Aring, Dorce Manice, Dorce Elkapeer, hingga akhirnya ia mantap menggunakan nama Dorce Gamalama. Menurutnya, inspirasi untuk nama Gamalama dari suatu perjalanan untuk menyanyi di Ternate bersama Benyamin Suaeb. Saat itu, dia melihat Gunung Gamalama. Penggunaan nama tersebut diberlakukan sejak 1984 dengan pengesahan oleh Sultan Mudaffar Sjah dari Ternate serta Myrna Fantastic Dolls. ***

Lanjutkan Membaca